Menu

Bah! Banyak Baterai Palsu!

19/12/2005 - Articles, Elektronik, Lain-Lain
Bah! Banyak Baterai Palsu!

Saat ini terlihat banyak kalangan masyarakat yang membutuhkan baterai isi ulang (rechargeable battery) untuk perangkat elektronik seperti Kamera, discman, shaver, radio komunikasi, mainan anak, dan lain-lain.

Teknologi baterai isi ulangpun terus berkembang, mulai dari jenis Ni-Cd (Nickel Cadmium) hingga kini banyak beredar jenis Ni-MH (Nickel Metal Hydride). Sementara jenis Li-Ion (Lithium Ion) masih jarang diperoleh di toko-toko sekitar kita.

Jika ingin membeli baterai isi ulang, tentunya perlu diperhatikan untuk memilih yang memiliki kapasitas daya yang besar. Saat ini untuk jenis ukuran AA terbesar adalah 2500mAh.
Dengan kapasitas daya yang besar, tentunya daya tahan pakai lebih lama. Untuk waktu pengisian pun akan membutuhkan waktu yang lama pula.

Banyak merek yang beredar dipasar, sering membuat bingung rekan-rekan yang masih awam memilih baterai tersebut. Salah-salah kita akan mengeluh waktu pakai yang singkat dan cepat rusak.

Informasi yang didapat dari berbagai milis dan klub yang menggunakan baterai jenis Ni-MH untuk mendukung kegiatannya, paling banyak direkomendasi adalah merek SANYO dan SONY.

Kedua merek di atas memang sudah teruji kehandalannya, baik daya tahan maupun umur pakainya.

Namun sialnya, banyak sekali produk palsu yang beredar persis sama dengan baterai bagus tersebut… BAH!!

Supaya tidak salah beli… bagaimana dan apa cirinya?

Disetiap produk asli SANYO, pada kutub negatif terdapat tulisan cetak (press mesin) bertuliskan kode HR

Demikian juga produk asli SONY, pada kutub negatif terdapat tulisan cetak (press mesin) bertuliskan kode ‘HR’

Cetakannya rapih dan akurat, walau ukuran kode tersebut kecil sekali.

Bagaimana rupa produk baterai palsu?

Baterai SANYO Ni-MH Palsu, umumnya berkemasan seperti ini..

Jika akan membeli, pastikan periksa bagian bawah baterai (kutub negatif) seperti tips di atas. Yang palsu terlihat polos seperti ini.

Baterai SONY Ni-MH Palsu, umumnya berkemasan seperti ini..

Jika akan membeli, pastikan periksa bagian bawah baterai (kutub negatif) seperti tips di atas. Yang palsu terlihat polos seperti ini.

Kemasan SONY yang masih “belum” dipalsu, sementara adalah yang seperti ini..

Nah, jangan sampai tertipu beli barang palsu ya!.. Semoga bermanfaat.

Tambahan:

Simak perbincangan rekan2 di forum-forum tersebut, berdasarkan pengalaman mereka menggunakan baterai-baterai tersebut.

Tidak ada salahnya menambah pengetahuan untuk menghindari kesalahan, ketimbang menjadi salah satu korban pemalsuan.

Perbincangan mengenai kode HR di forum DCResource.com
http://www.dcresource.com/forums/showthread.php?t=10369

Perbincangan mengenai baterai Sanyo palsu di forum kameradigital
http://www.kamera-digital.com/forum/viewtopic.php?TopicID=1702
http://www.kamera-digital.com/forum/viewtopic.php?TopicID=1863&page=0

Perbincangan mengenai baterai Sony palsu di forum fotografer.net
http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=57206&PHPSESSID=75a5a9790062fdb3447d72df72857f35

Perbincangan di forum CHIP.co.id
http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=1347
http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=3698

UPDATE:

Saya kirim email ke SANYO ENERGY International seperti ini..

Is that true? that original product of Sanyo Ni-MH Battery (AA
Size) always put HR code on negative terminal?
And the fake batteries don’t have one?
http://www.dcresource.com/forums/showthread.php?t=10369
Please confirm this issues.

Saftari www.saft7.com

Kemudian direply oleh mereka..

Dear Saftari,

Thank you very much for your email.
On the base of Sanyo Ni-MH battery, there is an indication of ” -HR-” code embossed to signify the originality.
Batteries without this code are not original batteries from Sanyo.

We would encourage consumers to purchase from reliable sources and if you wish to know more about our authourised dealers, you may contact to my colleague for more information as she is in charge of Indonesia market.

Person-in-charge : Ms Heather Gan
Email add. : heather@sanyo-energy.com.sg

Thank you very much,
Marina.

73 thoughts on “Bah! Banyak Baterai Palsu!

zaky

kang saft, taunya yg polos itu palsu dan yg ada “HR” nya itu asli dari mana ya?, pengalaman pribadi ataukah ada konfirmasi resmi lebih dulu dari pihak pabrikan?, terus terang saya jg selalu perlu rechargeable battery semacam ini dan selama ini ga pernah perhatikan keasliannya.

tambahan 1 lagi kang, apa ada info mengenai battery Hitachi?, apa cirinya sama spt kedua merk diatas?, tamiya ane pake merk itu skrg. plss infonya. thanks

Reply
TheOwner

OOm Zaky…

aku coba cari tau dari sumbernya langsung (pabrikan) tidak dapet2 tuh…
Issue tersebut sudah mendunia… artinya diluar negeripun terjadi perbincangan yang sama soal baterai palsu tersebut.

Dimana baterai khususnya merek SONY dan SANYO yang dipalsukan, rata2 dimasukkan dari CHINA dengan harga yang lebih murah dari aslinya.

Sementara sumber lain adalah berdasarkan ‘pengalaman’ rekan2 yang menggunakan termasuk saya sendiri.
Di milis kameradigital maupun di forumkamera, juga di id-photographer pernah dibicarakan soal pemilihan baterai yang bagus buat kamera, khususnya kamera digital.

Soal merek saya mencontohkan hanya merek yang direkomendasi oleh banyak kalangan tadi, untuk merek lain saya ga tau deh… mungkin kapan saya coba main ke toko sarang baterai di glodok untuk lihat contoh baterai palsu dan asli buatan merek lain.

Reply
Endang Priyanto

makasih kang atas infonya,
saya sih belum baca tips nya

cuman ngerasa aja
barusan beli batre rechargeable buat camdig
baru di charge selama 2,5 jam (sesuai panduannya) tapi baru pake selama beberapa menit kog dah lemah (power batrenya terlihat pd indicatornya),
apa batrenya palsu atau chargernya yg dah gak bagus
(chargernya dah pake lebih dari 1 thn)

salam,
Ndang

Reply
Saftari

biasanya kalo baterai baru banget, kudu di longtime charging tuh.

seperti kalo beli henpon baru.. kalo ga salah minta 14hours deh… untuk first time charging.

Bisa juga karena chargernya yang ga sesuai…

contoh..

Battery Rechargeable 2000mAh
artinya dia butuh waktu 1 jam untuk charger dengan daya 2Amp output.
kalau chargernya cuma 200mA maka dia butuh waktu selama 10jam untuk baterai itu terisi penuh/optimal.

Coba cek kapasitas daya output dari Chargernya dan bandingkan dengan daya baterai nya..

Semoga membantu.

Reply
dieter

nanya dong pak.., kalo batere sanyo 2500mAh di-charge pakai charger Energizer yg 1800mAh, boleh tak? biasa batere energizer 1800mAh itu default charge nya adalah 15 jam (sesuai keterangan di website-nya). setelah 15 jam charger akan off sendiri…

Reply
edwin

Terus terang analisisnya meragukan..
Masak pemalsu gak bisa sih bikin kode “HR”? hehe.. terlintas dipikian gw aja

anyway thanks buat artikelnya..

Reply
Saftari

Bisa kok… cuma soal waktu charging tentunya akan berbeda.

Tapi tergantung juga pada jenis chargernya…

ada charger yang bekerja secara otomatis berdasarkan deteksi suhu baterai dan sebagainya untuk mengatur besar arus charging nya.
Ketika baterai telah dinyatakan “penuh” maka proses charging akan dihentikan.

ada juga charger yang bekerja berdasarkan TIMER saja.
Misalnya Charger 15Hours. dia akan charging continue selama 15jam, begitu masuk jam ke 15, dia akan memutuskan arus charging.

Saft

Reply
Aan!

Ada charger yg recommended kang? kemaren lihat di Mall artha gading, Varta 2500mah 4pcs +/+ charger-nya special (bisa 15min!) minta 400rb, tapi msh meragu.

Reply
bismo

Makasih mas atas masukann dan tips nya. Ini dulu pernah di bahas, tp orang2 masih ga jelas, dan dg gambar foto kayak gini orang jd jelas. BTW kalo butuh batt dan charger bagus silahkan tuh telp p.mahendra (08187366372), dia suplier untuk charger Maha dan batt (merk lupa). Sorry mas Saft, bukan promosi (saya ga ada hub dg p.mahendra) cuma kali ada yg butuh…

Reply
Saftari

Simak perbincangan rekan2 di forum-forum tersebut, berdasarkan pengalaman mereka menggunakan baterai-baterai tersebut.

Tidak ada salahnya menambah pengetahuan untuk menghindari kesalahan, ketimbang menjadi salah satu korban pemalsuan.

Perbincangan mengenai kode HR di forum DCResource.com
http://www.dcresource.com/forums/showthread.php?t=10369

Perbincangan mengenai baterai Sanyo palsu di forum kameradigital
http://www.kamera-digital.com/forum/viewtopic.php?TopicID=1702
http://www.kamera-digital.com/forum/viewtopic.php?TopicID=1863&page=0

Perbincangan mengenai baterai Sony palsu di forum fotografer.net
http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=57206&PHPSESSID=75a5a9790062fdb3447d72df72857f35

Perbincangan di forum CHIP.co.id
http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=1347
http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=3698

Reply
TheOwner

Saya kirim email ke SANYO ENERGY International seperti ini..

Is that true? that original product of Sanyo Ni-MH Battery (AA
Size) always put HR code on negative terminal?
And the fake batteries don’t have one?
http://www.dcresource.com/forums/showthread.php?t=10369
Please confirm this issues.

Saftari http://www.saft7.com

Kemudian direply oleh mereka..

Dear Firmansyah Saftari,

Thank you very much for your email.
On the base of Sanyo Ni-MH battery, there is an indication of ” -HR-” code embossed to signify the originality.
Batteries without this code are not original batteries from Sanyo.

We would encourage consumers to purchase from reliable sources and if you wish to know more about our authourised dealers, you may contact to my colleague for more information as she is in charge of Indonesia market.

Person-in-charge : Ms Heather Gan
Email add. : heather@sanyo-energy.com.sg

Thank you very much,
Marina.

Reply
d1ma5

Bos Saft, ada info buat batere GP nggak (beli paket powerbank smart II)? Aku nggak tau ini palsu atau nggak, tapi so far sih baik2 saja. Aku pakenya yang 2100.

Trims.

Reply
TheOwner

OOm d1ma5,

Sorry neh… batere merek tersebut kurang terdengar direkomen oleh para antusias tuh..
Gawatnya.. banyak banget GP buatan CHINA yang beredar di supermarket, lengkap dengan charger unitnya…

soal asli palsu ga pernah cari tau.. soalnya ga masuk baterai yang direkomendasi performancenya.

jangan sedih ya…. hehe

Saft

Reply
TheOwner

OOm Aan,
Batere merek Varta bagus tuh… biasanya dipakai oleh industri ya..
Tapi karena ga populer, jadi mungkin kecil banget dipalsu…

Saft.

Reply
rudy. f.

wah…
kalau bicara soal barang Sony palsu susah dech,
soalnya banyak banget yg jualin barang palsu, bahkan di toko besar pun masih berani jualin barang palsu.

Saran aja, kalau ingin membeli battery Sony, sebaiknya beli di outlet resmi spt: Sony Center (KP3/EXx/PIM/EC) atau Sony Showroom, Jalan HR. Rasuna Said/Kuningan.

thanks.

Reply
Roni

Kang Saft… Thanks atas infonya… Selain ciri2 di atas mungkin salah satu cara lain yang bisa digunakan adalah berat/ringannya. Untuk batere dengan jenis teknologi yang sama (Ni-MH, Ni-Cd), biasanya beratnya mengikuti kapasitasnya. Kalo ada yang jual batere Ni-MH jenis AA kapasitas 2500mAH, misalnya, tapi lebih enteng/sama entengnya dengan batere biasa, ada dua kemungkinan: 1) Batere tsb palsu/kapasitasnya tidak sesuai dengan yang ditampilkan; 2) Batere tsb. pake teknologi yang lebih tinggi dari Ni-MH, spt Li-Ion atau Li-Po (kagak mungkin la yau…)

Reply
Chandra

Mau nambahin sedikit, Sanyo intelligent batt charger cukup bagus. Pilih yg ada feature :
– individual charging control, bisa nge-charge satu batere, banyak charger yg kagak bisa.
– peak cut control, supaya ngga overcharging (umur batere jadi pendek)
– temperature sensor
– timer control
– non rechargable batt protector, klu kesalahan nge-cas batere non recharge
Mungkin sekarang sdh ada yg lebih canggih lagi. Umumnya batere mesti di recharge-discharge beberapa kali baru bisa optimal.
Kerusakan batere charge umumnya karena over discharge atau overcharge. Ini ada web yg bagus http://www.batteryuniversity.com
Untuk sekarang paling ok pake Li-ion protected, ngga bakal overcharge/discharge. Cuma masih mahal dan voltasenya ngga sama dengan batere AA/AAA. Sebenarnya banyak keuntungan pake Li-ion, cuma klu pake yg unprotected mesti xtra hati2.
Klu overcharge atau overdischarge bisa vented with flame, alias bisa jadi kompor (thermal runaway).
Udeh dulu, tempatnya mau abis……….

Reply
Y.Hadi

Saft,
kira2, apa susah bikin kode HR dibawah batt?
kalau nggak susah, bgmn kalau para pemalsu yg tidak budiman itu berlomba2 masang HR di batt mereka?
welehhh makin susyah mbedainnya….

y.hadi

Reply
Ade Kusmana

Saya pernah beli yang palsu, saya bandingin dengan yg asli untuk Sanyo 2100 Nihm, yang palsu berat nya lebih ringan dari yang asli, kepala kutub positive nya lebih kecil dari yang asli, dan tidak ada tulisan HR pada kutub negative.

AdeK

Reply
fandy pratama

Tuh.. yg org Sony sampe’ nyaranin beli di tempat tertentu
biar dapet yg ASLI 😉

Reply
Sunu

Om Saft,
Hebat hal2 kecil seperti ini sampai2 di share ke public.
Salut untuk Om Saft!

Saya tahu Sanyo asli harus ada hurup “HR” justru dari Istri saya beberapa waktu lalu.
Waktu itu istri saya jalan ke Glodok kebetulan saya ndak ikut, saya titipin untuk beli batere Sanyo.
Pas tawar menawar sama yang jual, dia dikasih tahu bahwa yang asli ada Hurup “HR”. Kalo mau yang tanpa “HR” bisa lebih murah. 20rb Sepasang. Sementara yang “HR” 30rb sepasang untuk yang ukuran 2300 mAH.

Demikian sharing saya.

Wasalam.
– Sunu

Reply
Agus

Thanks Kang Saft, uraiannya informatif sekali ….
Cuma sekdar informasi tambahan tampaknya para pemalsu skrg sudah pandai menjiplak amat sangat mirip dgn aslinya. Kemarin saya ke glodok beli baterei chargeable merk Sanyo 2500mAH. Dikasih 2 macam yg sama persis (dua2nya ada kode “HR”). Nah kan makin pusing ……. kt penjualnya cara membedakan adalah beratnya. Original lebih berat & harga jg lebih mahal ….. so waspadalah .. waspadalah ….

Reply
Agus Lengky

Kang saft.
Batre palsu mudah dikenali, karena lebih ringan, dikarenakan bahan pembuatnya yg bukan Nickle Metal asli. Mendeteksinya mudah, cukup wadahnya dikibas2kan, kalau perlu bandingkan dengan yang asli dari dealer (sony) misalnya. langsung terasa asli atau tidak.
Selamat mencoba, semoga bermuanfaath
Lengky

Reply
AhliBongkar

hmmm…. Indonesia indonesai…tanah airku… :(

Reply
Dekil

mas saft, info yang ini hanya berlaku untuk sanyo yang Nimh aja kan, sementara kalo yang Nicd gimana bedainnya. saya pernah liat Sanyo Nicd 1000mah yang terdapat tulisan made in japon & yang satunya made in china. kata teman” sih yang tulisan made in japon yang benar, apa benar begitu? dan satu lagi di kutub negatif yang Nicd gak ada tulisan “HR” nya. apa kode tsb hanya untuk produk Nimh saja. thank’s ya

Reply
opan

sharing aja, aku pake batere krisbow 2700, lumayan dibandingin sanyo asli (kebetulan ada “HR”-nya) bisa lebih awet dikit, selisih sekitar 2jam-an,buat walkie talkie. so far so good.
mungkin karena ngga banyak yang pake jadi jarang palsunya yaa..

rdgs

Reply
pras

Kode ‘HR’ sekarang sudah bukan jaminan lagi.!!

Sharing dikit nih. Minggu lalu saya beli batere Panasonic yg 2500 mah. Di etalase penjual ada 2 macem, satu yg pakai ‘HR’ dan lainnya polos. Karena penah dpt info kalau yg ada kode ‘HR’ asli maka saya ambil 4 pak yg ada kode ‘HR’. Tapi setelah dicoba dicharge ternyata dalam waktu tdk sampai 5 menit indikator batere charger mati (batere full). Kemudian utk memastikan saya coba dg digital cam, hasilnya muncul indikator batere mesti dicharge. Hal ini ternyata berlaku utk semua batere Panasonic yg saya beli… :(

rgds

pras

Reply
Saftari

pras Says:
Kode ‘HR’ sekarang sudah bukan jaminan lagi.!!

JAWAB:
OOm Pras, artikel di atas kebetulan hanya membahas merek baterai Sanyo dan Sony saja. Sampai saat ini Sanyo dan Sony masih berlaku kode HR untuk yang asli.

Reply
Etoh

sekarang bisa dengan liat penutupnya atasnya item baru asli kalo ijo lumut sih palsu..

susye neh sekarang dapet barang asli..
mungkin beli di fuji image plaza gitu lebih terjamin sih.

gw beli di supermarket juga dapetnya palsu.. sanyo Ni mh 2300

Reply
pras

Kang Saft,
Buat masukan lagi nih, mingu lalu main ke glodok jaya (tempat langganan beli batere). Ada 3 pilihan sanyo mulai dr 2300, 2500, & 2700 (kalau gak salah). Si penjual menjamin semuanya asli dan berasal dr distributor resmi, tetapi hanya yg 2300 & 2700 yg pakai kode ‘hr’. Apakah ini berarti yg kapasitas 2500 palsu?
Sebagai catatan; sanyo 2300 yg dulu saya beli bisa bertahan sampai 1,5 s/d 2 tahun.

rgds

pras

Reply
TheOwner

Oom Pras, thanks updatenya..
tapi kalo membaca penjelasan dan konfirmasi dari SANYO (baca lampiran email di atas), Sanyo memastikan yang ada HR adalah yang asli.

Reply
krisna

Untuk battery, hati-hati untuk 2500 Mh tidak semua charge mendukung.
saya punya charge energizer sampai 2500 Mh
Untuk battrey Sanyo eneloop baik-baik dicharge di energizer bahkan lebih tahan lama dari energizer.
Ingat tidak semua charge mendukung diatas 2000 Mh.

Reply
adi

ini saya kebetulan berda di jepun trus beli batre charge sanyo,kok blkng nya ga ada kode HR nya yak..apa di sini jg kena palsu yak,,,!!!!

Reply
Maha Powerex

Beli baterai Maha Powerex aja, dijamin nggak ada palsunya.

Baterai AA-nya berkapasitas 2700mAh dan cell-nya masih bikinan Jepang, bergaransi lagi.
Chargernya ada yang bisa charge sampai 8 baterai sekaligus dan nggak ada batasan maksimum kapasitas pengisiannya. Plus ada fungsi reconditioningnya, bisa memperbaiki baterai2 rechargeable lama yang sudah ngadat, apapun merknya.

Sekarang sudah ada distributor resminya, cek di:
http://www.mahaenergy.com/store/buy.asp

atau baca info-nya langsung di:
http://www.bateraipowerex.com

atau hubungi: 081-333-30-3388

Reply
Hartono

Aku pake Sanyo 2500 dan quick charger NC-MQR02N-UEX-SS. Baru sekitar 10 kali charge udah rusak, padahal saat charge dalam keadaan kosong. Mungkin palsu baterenya. Kalo charger Sanyo apa ada yang palsu juga?

Reply
Hartono

Sanyo Quick Charger-ku kalo ngecharge, baterai yang diletakkan disebelah kanan terasa lebih panas dikit dari yang kiri. Normalkah itu????

Reply
kitz

Melihat comment2 di atas, sepertinya lebih aman kita beli batere yang belum dikenal banyak orang sehingga masih kecil kemungkinan dipalsu.

Seperti halnya pemalsuan DVD/VCD, agar meraup untung si pemalsu harus memproduksi dalam skala besar. Jadi merk yang sudah ternama pastilah yang menjadi sasaran.

Reply
Made

Kebetulan saya sering beli rehargeable battery sanyo buat pocket camera canon (4batt) dan antenna analyzer mfj (10 batt)
Saya sering menemukan beberapa battery sanyo yg pake kode hr, ada yang lebih ringan dan yang lebih beratpun tidak meyakinkan itu aseli..bahkan battery yang dalam satu kemasan dengan chargernya pun tidak membuat yakin itu aseli
Kesimpulan saya dari pihak sanyo sendiri tidak terlalu serius menandai produk mereka untuk membedakan yg aseli dgn yg palsu (mereka tidak memberi segel pada kemasan, stiker hologram dll) dan pihak distributornya pun tidak melakukan hal itu

Reply
Denny

Om, kalo nge’charge’ batre bagusnya di discharge dulu ato gak ya trus kalo nge’charge’ batre/aki MF yang aku tau kan harus Ampere kecil kira2 1A trus mati sendiri kalo dah fenuh, bisa gak bikin sendiri ‘charger’an aki MF tsb. Makasih, matursuwun….

Reply
Oga

Kang saftari ato yang lainnya ,

Minta recomendasi dong, toko batere di jakarta selatan atau depok….saya lagi butuh banget batere recharge untuk walkie talkie uniden….
terima kasih

Reply
pras

Kang Saft, mo update lagi nih.
Ternyata ada kode “HR” atau tidak bukan merupakan jaminan. Batere Sanyo yg saya beli di glodok Januari 07 lalu (Sanyo 2300 mah) ternyata sekarang sudah memble (baru 3 bulan), sering minta dicharge. Pengalaman saya kalau baterenya satu kemasan dg charger lumayan awet, tapi apa saya harus selalu beli charger+batere?… :p
Bikin update Report lagi dong kang, buat pegangan kita2, apalagi kan dr postingan di atas ternyata banyak bermunculan merk batere2 baru.
Ayto tuh, produsen2 batere yang produknya bersedia dicompare, buruan kirim produknya ke kang Saft.

rgds

pras

Reply
Tudy

Saya baru beli baterai Sony AA 2300mAh…
Tapi kok label HR-nya ngga’ seperti yg dibilangin ada kutipnya (‘HR’).
Tidak ada tanda kutipnya, polos aja gitu (HR).
Palsu atau asli neh….

Reply
arbow

om saft, kalo yang AA begimana? ada ‘HR’-nya jugakah? terima kasih bung saft. kalo mau cari yang asli di bandung di mana?

Reply
cHioeWie

Terimakasih atas artikelnya.Artikel ini sangat membantu saya dalam menysun tugas kuliah saya.
Sekali lagi “Terima Kasih”

Reply
dante

mau nanya baterai recharge yang bagus buat lampu senter itu ‘ Ni-Cd’ atau ‘Ni-MH’ . sebelumnya saya ucapkan terima kasih ,ditunggu jawabannya

Reply
sanwar

klo batere eneelop dari sanyo masti-in yang aslinya bagaimana, saya beli ga ada embosan ‘hr’ di kutub negatifnya? (palsu ga, ya?) mohon sarannya.

Reply
Andoetz

SAnyo yg ada HR belum tentu asli menurut saya, saya punya 12 pasang. pakai 3 bulan sudah gak bisa nyimpen tenaga lagi kalo gak langsung dipakai.
yg paling recommended sih pakai MAHAPOWEREX aja! emang lebih mahal, cuman puas…
abis dicharge sebulan masih bisa dipake dan masih oke juga tenaganya! cuman yah agak mahal, 4 buah harganya 125 ribuan:)

Reply
ag

kang SHAFT, aku tau web ini dr otomotiif
tip-triknya bagus dikala krisis seperti ini
aku juga punya batrey dan chager sanyo
tp batreynya nggak ada kode HRnya
palsu ya?? masalahnya aku dah beli di toko di glodok yg bisa jual batrey charge
terus gimana dong??
kalau mau beli dimana bisa tau deler resminya??
biar nggak ketipu terus
thaks

Reply
melissa

terima kasih atas pemberitahuannya. tetapi minggu kemarin saya pergi membeli bat sanyo yang terdapat tanda HR dan yang tidak bertanda HR. di toko yang berbeda. yang membuat saya bingung adalah harganya.
1. Baterai sanyo bertanda HR saya beli dengan harga Rp. 25.000,-
2. Baretai sanyo yang tidak bertanda HR saya beli dengan harga Rp. 50.000,-
sepertinya baterai yang saya beli dengan artikel ini sangat terbalik. mohon sarannya.

regards, melissa

Reply
Rini

Baterai rechargable merk Energizer 2500, apa betul jika sudah di charge 1 bulan seblumnya sampai penuh, kemudian ketika akan digunakan kembali setelah sebulan jadi kosong….. padahal baterai dilepas dari kamera digital, kenapa ya ? mohon bantu.

Reply
Roni

OOT tapi masih seputaran penggunaan batre.

Om Saft atau rekan2 yang lain, saya ada pertanyaan. Apa pengaruhnya penggunaan power batre yang melebihi batasan alat yang digunakan.
Contoh : kamera batre dengan spec 7.4V tapi kita pake batre 8.1V?

Jawabannya ditunggu
Terima kasih

Reply
TheOwner

Roni Says:
OOT tapi masih seputaran penggunaan batre.
Om Saft atau rekan2 yang lain, saya ada pertanyaan. Apa pengaruhnya penggunaan power batre yang melebihi batasan alat yang digunakan.
Contoh : kamera batre dengan spec 7.4V tapi kita pake batre 8.1V?

Jawab:
Tentunya tiap perangkat elektronik punya range tegangan input berbeda2. Ada yang punya toleransi cukup lebar, misal: normalnya dia minta 4 baterai 1.5volt biasa… artinya voltase kerjanya adalah 6volt.. tapi dia punya toleransi masukan tegangan misalnya dari 5volt – 6.5volt.
Ada juga perangkat elektronik yang ranget voltage inputnya lebih lebar lagi… tapi ada juga yang sensitif karena range nya sempit… Nah ini yang bahaya apabila kita kasih tegangan terlalu tinggi. akibatnya bisa ada yang rusak/terbakar, apalagi kalau tidak ada pelindung apa2 di alat tersebut.

Reply
Vincent Susanto

Dear bung SAFT7

Beberapa waktu lalu masalah saya hal EDTA ada dapat tanggapan dari Mr. Sam,
Hallo Mr. Sam apa kabar ? Terima kasih ya sebelumnya untuk rencana mau bantu saya
tentang proses EDTA yang baik dan tentang info batterydoctors.

Best Regard
Vinsent Susanto

Reply
ipin

TRIMA KASIH BUAT PAK SAFT.

NYNGKIN DIANTARA ANDA ADA YNAG MENGIRA BATERAI UKURAN 1, 5 V ADALAH BATERAI BIASA YANG HANYA DIGUNAKAN PADA PERAKATAN YANG UMUM DIPAKAI.
TAPI BAGI ORANG ORANG TERTENTU, KWUALITAS BATERAIA SANGAT MEMPENGARUHI KUALITAS MESIN YANG DIPAKAI UNTUK PRODUKSI.

Reply
d35ta

wah pantesan aku beli baterai Sanyo NiCd 2500, murah banget cuma Rp. 20.000.

Reply
widi

tx bgt infonya
jd pengin ngecek batre nih
sy punya Sanyo yg 2700mH & 2500mH

pertanyaan.
apakah kamera punya batas kekuatan batre, maksudnya klo kamera sy biasa pake yg 2500mH saat pake 2700mH apakah ada pengaruh negatifnya thd kamera?

terima kasih

Reply
    SafariFM

    Pengaruh negatifnya tidak ada.
    Pengaruh positifnya batere lebih awet.

    Reply
jhonsen

mau tanya,gimana caranya melihat battere asli jenis sanyo eneloop,saya ada 2pcs,tapi gak tau asli/palsu,kalau sanyo yg biasa,saya tau caranya,pertama dibawah negatif ada cetakan -HR-,tapi cetakannya jelas dan tegas,kalau yg palsu juga ada cuma gak gitu jelas dan gak tegas,pokoknya kalau dibandingain pasti nampak,mana yg asli dan tidak,kedua pada bagian atas positif,pada lingkarannya berwarna hitam pekat,yg palsu hijau lumut/hijau tua,semoga bermanfaat.

Reply
jhonsen

mau nambahkan bahwa battere asli sanyo mempunyai warna yg lain dgn yg palsu,yg asli putih silver kemetalik-metalikan,sedangkan yg palsu putih bersih kayak warna susu,semoga bermanfaat

Reply
Saftari

UPDATE….

Sanyo, Sony, sekarang yang palu pun sudah ada Stamp HR nya…
Duh duh duh…
Harga murah banget… sekitar 20ribu sepasang.

Reply
jhonsen

memang sanyo,sony,ada kode HR,tapi tetap bisa dibedakan,selain itu yg sanyo,bungkusan batterenya berwarna putih kesilveran,tetap tdk bisa ditiru,kayak segel ori nokia kan ada 4 bagian titik yg masing2 1 titik sampai 4 titik,karena kalau dipalsukan sampai sama persis pasti ditangkap,pasti ada bedanya tergantung kita yg melihat.

Reply
alex

Oom,mo nanya,kalo mo beli batre recharged yang voltage nya 3,7volt ukuran 17650 atau 18650 kaya yg buat isi laptop ad dimana ya di Indo, yang toko online maksudnya, saya di pelosok. Di Internet banyak (ebay, amazon) tapi di LN, jadi mahal di Ong-kir, thanks.

Reply
    Moti

    Menurut gue, jika beli battery Li-Ion yang 3,7 V diatas 4000 mAh, lebih baik cari battery bekas notebook..di bongkar dan biasanya (pengalaman gue) masih ada sisa 1 atau 2 cell yang bagus dan bisa digunakan. Jika beli khusus battery Li-Ion 3,7V diatas 4000 mAh..harganya ngga tahan ..hi..hi.bisa 120rb/cell kecuali yang kecil-kecil (seperti untuk battery HP)harganya hanya 30rb an
    Jika tujuannya mengganti cell di battery laptop, lebih baik beli lengkap Jika harga menjadi masalah, beli type yang sama tetapi KW2 alias buatan China..biasanya lebih murah dan lebih bagus (mungkin karena turn-overnya tinggi) battery yang tersedia lebih “seger”

    Reply
deef

Saya membeli batre sony nimh AA 2700mh + charger BCG-34HRMF di outlet Sony yg ada di SOGO, tapi kok ga ada tulisa HR di terminal(-) nya? apa memang SONY Indonesia jual barang palsu???? PS: Batre saya gunakan untuk Flash Nikon SB 800 terus menerus dan sampai saat ini bekerja dengan baik

Reply
jhonsen

gak semua batere sanyo n sony dikutub negatifnya ada cetakan HR,liat saja batere sanyo eneloop baru dan batere sony baru “recyc energy”(kalau gak salah tulis),gak ada cetakan HR nya,bagusan beli batere ditoko yg bisa dipercaya.

Reply
andrie_st

Pa betul pak, …
waktu aku beli charger di Surabaya Mall, sama penjualnya diberi tau mbedakan antara Baterai Sanyo asli ma palsu, ….

Yg Asli: ada kode produksi (istilahnya: huruf trik kayak di body mesin mobil/motor/sendok) di badan batrai.

Setelah sampai rumah, ternyata di bateraiku tidak ada, untuk kode HR di kutub negatifnya ADA….

Mohon tanggapannya… thx

Reply
Adit

@pak andrie
bisa jadi baterai yang anda beli itu palsu, saya juga punya sanyo palsu tanpa kode produksi tetapi ada kode ‘hr’ di kutub negatif,warna bodi putih agak metalik tetapi lebih mengkilat dibanding produk asli yang putih metalik dop.

menurut saya kode produksi&warna lebih bisa jadi patokan karena semua sanyo saya ada kode produksi tetapi ada 2 type AAA1000mAh tidak ada kode ‘hr’ seperti kata pak jhonsen karena memang itu produksi baru (bulan 7 thn 09).

Reply
dls7

masalahnya diluar sana beredar 2 macam battery yg tdk rekomen bro, bateri palsu (non-hr code) n bateri refurbish atau bekas (with hr code).yg jeniss kedua ini hmpir tdk bs d bedakan..jd hr code tdk menjamin, keduanya gw sdh pernah pake n tdk tahan lama.

Reply
    Moti

    nyumbang saran:
    Mengenai battery NiCd atau NiMH yang banyak beredar dipasaran, memang ada yang palsu tetapi banyak juga yang ASLI BENERAN tetapi sudah KADALUWARSA..karena itu menurut pengalaman saya jika mau beli battery NiCd atau NiMH atau NiMH Langsung Pakai (ENELOOP, EVOLTA,dsb)minta ijin kepada penjual untuk boleh mengukur tegangannya.Tegangan battery yang dapat di isi ulang jika masih “seger”..HARUS 1,2 Volt minimum..jika tegangannya sudah 1,6 atau 1,7 V DC..JANGAN DIBELI itu berarti battery sudah “kelamaan” di toko..meskipun kemasan belum dibuka-akibatnya battery tidak bertahan lama.Yang “lucu”nya penjual akan bilang tegangannya baru akan naik setelah di isi..itu berarti si penjual TIDAK MENGERTI MENGENAI BATTERY Cara mengukurnya: pinjem digital DVM (DC Volt meter) dan ditusuk ke dalam kemasan sampai kena terminal positip & negatip dari battery [Tentu saja minta ijin dari penjual] Jika tidak diberi ijin, JANGAN BELI di toko tersebut.
    Di Glodok Plaza ada toko battery International & Varta keduanya memberi ijin untuk cek & recek kondisi battery yang akan di beli.
    PS: Hal yang sama jika beli Accu mobil/Motor, setelah asam sulfat di isi..beberapa menit kemudian ukur tegangan di terminal Plus & Minus (Untuk battery 12V, tegangannya HARUS 12,6 V DC Minimum) untuk battery 6 V HARUS 6,6 V DC Minimum..Jika tidak..berarti Accu sudah “kelamaan” nongkrong di toko..masa pemakaiannya akan terbatas

    Reply
Agus

Kalo berdasarkan pengalaman saya, batere recharged memiliki tegangan nominal 1.2 Vdc. Tegangan saat terisi penuh maksimal cuma 1.38 Vdc. Tegangan segitu masih lebih rendah dibanding tegangan batere alkaline (non-recharge) yg 1.5 Vdc. Makanya pemakaian batere alkaline untuk kamera digital relatif lebih awet.

Reply
Argian Raditya Putra

punya saya sony 4800mah ada kode hRnya tapi ga ada kutipnya

Reply
afri

so joplos aja to gambar, batree palsu gx da kode HR, mungkin yang ada kode itu palsu, buatan dalam negri..kunjugi situs ini jangan salah kaparah asli atau palsu http://www.skooterblog.com/en/2008/08/27/aprenda-a-identificar-pilhas-falsificadas-e-pilhas-originais-da-sony/#.VYJ2P1LyZh8

Reply
afri

dia ada holagram dan code produksi di baterry, klu tidak ada mah saya gx tau, HR blom tentu asli, mgkin code itu di rakit dalam negri.

Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>