Menu

Bikin Sendiri Remote Shutter

14/11/2006 - Articles, Elektronik, Ide-Ide, Mac Gyver
Bikin Sendiri Remote Shutter

Untuk keperluan pemotretan khusus, dimana kamera tidak boleh bergerak/ goyang saya selalu menggunakan fasilitas Self-Timer. Namun penggunaan Self-Timer tersebut menjadi tidak efektif karena beberapa jenis kamera menggunakan timer selama 10detik. Umumnya kamera DSLR menyediakan fasilitas Remote Shutter dengan menggunakan Remote Inframerah (mirip remote TV/Radio).

Remote IR (Canon RC-5) tersebut ternyata ada kelemahan juga, yaitu tidak bisa untuk memotret secara spontan, karena ada delay 2 detik baru kemudian Shutter bekerja (‘cekrek!!”). Selain itu juga hanya bisa untuk digunakan dioperasikan  dari depan kamera, karena sensor Remote IR ada pada body bagian depan kamera.
Harga Remote IR – Canon RC-5 sekitar 250ribu rupiah.

Mengambil referensi dari beberapa website yang ada, saya coba untuk ikut membuat sendiri Remote Shutter dengan kabel.
Keuntungannya banyak sekali, selain sangat murah, sederhana, bisa dikontrol dari manapun (tidak harus dari depan kamera), bisa dikembangkan ke berbagai aplikasi dan keperluan (dipadu dengan sensor-sensor lain sebagai pemicu/trigger).

Remote Shutter ini bekerja dengan baik untuk kamera DSLR Canon EOS 300D, EOS 350D & EOS 400D.

Komponen utama yang digunakan adalah MicroSwitch. Saya coba cari beberapa model microswitch yang paling nyaman untuk ditekan ibu jari.

 

Lengkapnya, komponen yang diperlukan adalah sebagai berikut:

– 1 x Jack Stereo Mini (Diameter 2.5mm)

– 2 x MicroSwitch (push on)

– 1 x Toggle Switch (diperlukan apabila membutuhkan feature BULB).

– Kabel isi 3 panjang sesuai kebutuhan, bisa menggunakan kabel Stereo-Shielded.

SKEMA REMOTE SHUTTER: AUTOFOCUS + SHUTTER

SKEMA REMOTE SHUTTER: AUTOFOCUS + SHUTTER + BULB

Setelah disolder di atas PCB Universal (supaya rapih), untuk dua jenis rangkaian di atas terlihat pada foto di bawah.

Yang kiri, hanya untuk AutoFocus dan Shutter saja.
Yang kanan, dilengkapi dengan fasilitas BULB. (Shutter membuka selama saklar bulb diaktifkan).

Untuk rangkaian jadinya, seperti ini…. ringkas dan mungil khan?

Nantinya akan lebih baik jika dibungkus/diberi Casing agar terlihat rapih.

TESTING

Ga sabar ingin mencoba rangkaian sederhana ini…
Aktifkan kamera, pasang Jack mini tadi ke socket Remote Shutter yang ada pada body samping kamera.

 

Berhasil!!!

Kamera melakukan autofocus dengan baik, dan ketika saya tekan tombol Shutter pada Remote, spontan kamera melakukan pemotretan dengan baik dan sempurna.

Wah semakin tertantang untuk berkreasi fotografi lagi nih..

PENGEMBANGAN IDEide:

Bayangkan, apabila Jack stereo mini tadi, di PARALEL menjadi beberapa unit (karena prinsipnya hanya sebagai saklar), sehingga akan bisa digunakan untuk mengontrol beberapa bahkan banyak kamera seperti yang diterapkan pada pembuatan filem Matrix untuk adegan lompat, freeze, dan berputar.

Kira-kira seperti ini..

Pengembangan lainnya adalah:

Dengan hanya memanfaatkan Shutter saja, (Focus di set Manual Focus). Untuk misalnya ditrigger oleh sensor-sensor seperti:

– Diaktifkan oleh cahaya

– Diaktifkan oleh suara

– Diaktifkan oleh HP

– Diaktifkan oleh gerakan obyek

– dan sebagainya…

Nah, bisa berkembang lebih luas lagi khan?

Selamat berkreasi!

Sumber referensi:
http://www.peeters.com/300d.html
http://martybugs.net/photography/remote.cgi
http://www.camerahacker.com/RS60-E3_pin-out/Super_Mini_Switch.shtml
http://eosdoc.com/manuals/?q=RS-60E3
http://xray.bmc.uu.se/markh/cam_trig/cam_trig.html
http://biggs-place.com/projects/shuttermouse/

29 thoughts on “Bikin Sendiri Remote Shutter

tiza

cool…. bravo kang….
ckckck…. belajar jauh lebih lama setelah gue, tapi skr udah jauh lebih canggih dari gue… emang toub euy….. !

Reply
Mas_Gheghe

Wah, mantebs euy, agak syerem juga liat kameranya, sekarang udah ngga pake senjata digital pocket lagi nih ya kang? Oke deh, memang skill yang tinggi dari aa Saftari ini harus di imbangin sama kamera DSLR yang “serius” nih, ngga bisa pake media “pocket” lagi. Oke deh, kapan2 nebeng belajar motret yaaa..

Reply
Joel Apobae

Hihihi..
Udah pake DSlr niyee…
Top markotob utk akang saft…the real nguliker 😀

Reply
Roel Djkstra

kereeen, sederhana tapi sangat berguna

Reply
Iwan

Wah, idenya manteb bener nih…
Tinggal beli komponennya trus bongkar2 toolbox lama deh, soale solderannya dah berdebu… :)

Great work bos!.

Reply
Roby Siregar

Koh Saft,

Otak ente dikasih suplemen apaan sih? Bisa-bisanya kreatif gitu….
Two thumbs up…!!

Reply
T. Ahmad Danial

Kang Saft, makasih banget atas ide cemerlang dan briliannya.

Saya emang lagi butuh banget. Sekarang lagi pegang 350D, dan lagi seneng-senengnya slow-shutter (lagi cobain night dan astro photography). Timer 10 detik bikin nggak sabaran. Mau cari remotenya, (untungnya) nggak ada yang jual. Eh, ada solusi murah banget dan keren.

Sekali lagi makasih banget.

Reply
pringgo

ini dia yang saya cari2,

bisa bikin foto semacam the matrix nih…..

Reply
MesakhT

Thanks kang saft, informasi nguliknya menarik sekali.
Pertanyaanya, bagaimana kalau di aplikasikan ke DSLR nikon seperti D70.

cheers,
MT

Reply
GuoXian

Sip… Tob banget Saft
Ditunggu ide sensor IR n photo Tr untuk flashnya biar dapet object cepat di kamar gelap, okay

Reply
DORA 494

Waduhhhhhhhhhh….. boleh juga dikomersialin… pokoknya temen-2 aku komporin deh.

Reply
udhien

Kalo misalkeun dibikin harganya piro, mas saft ? hehehehe

btw, kalo sekalian diulas dan/atau dibikin yg diaktifin ama suara dan/atau cahaya lebih keren lagi, sangat bagus untuk high-speed-photography heheheh… skalian piro gitu harganya ehehhehe..

Reply
Arsu

brilliant idea.. yang IR mana bro..? Nikon D50 yach..


http://sabtuminggu.multiply.com

Reply
TheOwner

Aku ingin pertegas dikit aja… artikel ini bukan ide orisinal dari saft7.com, seperti yang sudah kutulis di atas:

“Mengambil referensi dari beberapa website yang ada, saya coba untuk ikut membuat sendiri Remote Shutter dengan kabel.”

Jadi artikel ini dibuat adalah untuk sharing / berbagi proses ikut membuat remote shutter, dan menjelaskan ulang dengan bahasa dan gambar yang sebisa mungkin mudah dimengerti rekan2 yang membaca agar bisa ikutan membuat dengan mudah.

Tidaklah tepat jika artikel ini disebut sebagai copy-cat, karena jelas2 di awal cerita dibeberkan tujuan dan diakhir cerita disebutkan sumber referensi yang cukup banyak.

Terimakasih atas perhatiannya.

Reply
anduuva

Thx bgt mas akang :D, imfonya berguna sekali
kalo untuk 20D pake kepla jeg yg model gimana ya mas akang..
thx,

Reply
wisnu

Saya masih baru urusan ama kamera tapi saya ada keperluan bikin alat dengan kamera mohon sarannya…
jadi gini … saya buat alat agar kamera mengikuti object yang akan difoto ketika sudah tepat fasilitas shutter kamera akan diaktifkan. Tapi buat nyoba saya gatau kamera yang murah tapi ada fasilitas remotenya …mohon bantuan informasinya dong ….kamera yang murah aja ….namanya juga buat dibongkar bongkar tapi proses shutternya yang digital ya bukannya manual …itu yang rolling film kamera sudah pakai motor. makasih

Reply
HD Desem Ashari

Bisa menimbulkan electrical shock ndak ini..

Reply
wiko

Kang Shaft, mantab banget sharingnya…. Minta saran dong kalo Kang Shaft sudah menemukan teknik pengganti mata kucing (sensor peka cahaya) untuk mentriger blitz yang diletakan jauh dari kamera. Makasih…

Reply
DHANY

Salam kenal ya,

Klo untuk DSLR Nikon (D70/s, D80, D200 dll) bagaimana kang ?

Dhany

Reply
DHANY

Salam kenal ya….

Klo untuk DSLR Nikon (D70/s, D80, D200 dll) bagaimana ?

Terima kasih.

Reply
Alland

masss klo untuk sony bisa tolong jelasi cara bwtnya ngak ??

Reply
Daniel

kalo skema buat minolta / Sony Alpha ada????

Reply
Алина Кириловна

Спасибо за новость и этот прекрасный сайт! респект и уважуха!

Reply
meong

keren bang, sedrhn tp bagus

Reply
irene

aje gileee… mantab nih bang!!! thanks for sharing!

Reply
bimcore

manteb mas, saya mau coba ah…tapi takut malah meleduk kameranya :))

soale gak mampu beli lagi…

Reply
anto

Om kalo untuk kamera sony qx 100 apakah sama prinsip kerjanya?

Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>