.

 

Bikin Voltage Stabilizer untuk Mobil/Motor

volstab-01

Di toko aksesoris mobil ada alat yang dapat membuat tegangan listrik pada sistem kelistrikan mobil menjadi stabil dan lebih baik. Alat itu sering disebut Voltage Stabilizer. Ada beberapa merek terkenal seperti Pivot, HKS, dan sebagainya dengan bandrol harga yang cukup mahal.

Umumnya mereka mengklaim dapat meningkatkan performa kendaraan (power dan torsi bertambah), lampu menjadi lebih terang, memperbaiki kualitas sound system, memperpanjang usia accu, hingga dapat menghemat bahan bakar.

Untuk membuktikan itu semua perlu pengujian khusus, dengan membandingkan beberapa produk dari beberapa merek, dilakukan dengan dynotest hingga uji jalan dengan rute dan kondisi lalu lintas yang sama, bila perlu di dalam suatu track khusus. Pada artikel ini, saya tidak membahas pembuktian performa alat tersebut, tetapi untuk sharing Bikin Sendiri Voltage Stabilizer.

 

Bikin Sendiri Voltage Stabilizer

Setelah ‘googling’, akhirnya mendapatkan beberapa model skema elektronik Voltage Stabilizer. Komponennya pun mirip sekali dengan yang digunakan oleh merek-merek terkenal tadi. Tidak ada salahnya juga ingin membuatnya sendiri. Setelah dihitung-hitung, ternyata harga komponennya tidak lebih dari Rp 75.000,- saja.

Untuk PCB bisa dengan membuat sendiri (digambar dan di etsa) atau menggunakan PCB universal. Saya menggunakan PCB universal karena hanya untuk saya buat 1 unit saja.

ini skemanya:

Komponen yang digunakan:

  • 4 x 3.300uF / 16volt
  • 4 x 4.700uF / 16volt
  • 5 x 1.000uF / 16volt
  • 8 x 4.7uF / 16volt
  • 1 x 10nF
  • 1 x LED
  • 1 x Resistor 1K ohm
  • PCB Universal
  • Terminal ring 2 set
  • Kabel-kabel

 

Prinsip Kerja:

Rangkaian ini bekerja sebagai peredam noise voltage, dimana setiap besaran kelompok capacitor meredam noise yang berbeda-beda. Itu sebabnya digunakan beberapa kelompok capacitor dengan besaran yang berbeda-beda. Semakin kecil nilai Capacitance nya, maka semakin tinggi frequency yang akan diredam dari sistem kelistrikan yang terpasang Voltage Stabilizer ini.
Umumnya cacat / noise voltage itu muncul dari Alternator/generator/magneto dan Sistem pengapian (CDI, dsb), ini yang perlu diperbaiki agar kualitas listriknya menjadi baik.
Voltage Stabilizer berbeda fungsi dengan Capacitor Bank yang biasa digunakan untuk Sistem Audio Mobil, Capacitor Bank berfungsi untuk memperdekat sumber tegangan (accu) supaya tidak drop saat terjadi kejutan daya yang besar secara tiba-tiba dari sound system. (akibat kabel telat menyalurkan daya dari accu).

 

 

Ini layout komponen pada PCB tampak atas:

 

Ini Diagram PCB tampak belakang.
Jika menggunakan PCB universal, gunakan kawat yang cukup tebal untuk menyambung kaki antar komponen.

PCB Universal yang saya gunakan:

Karena PCB Universal yang saya gunakan adalah PCB untuk komponen kecil (seperti IC), maka lubang-lubang yang ada harus diperbesar agar capacitor mudah dipasang.

 

Saya gunakan bor PCB untuk memperbesar lubang yang akan dipasang Capacitor.

Mulai dengan penyolderan komponen..

 

Pemasangan komponen dan kawat penyambung sudah selesai..

 

 

Komponen yang sudah terpasang, tampak atas.

 

Penambahan kawat ring untuk pemasangan Terminal kabel.

 

Terminal ring dipasang pada kabel tebal.

 

Rangkaian Voltage Stabilizer sudah jadi.

 

Saya pasangkan casing agar tampak bagus dan rapih.

 

 

UJI COBA..

Tampak unit sedang akan diuji coba..

 

 

PENGUJIAN #1:

Pengujian pertama saya gunakan charger handphone . Ada dua jenis charger yang digunakan, Charger dengan Trafo (tebal) dan Charger dengan rangkaian Switching (tipis)

 

 

 

Charger Trafo (tebal) – TANPA VOLTAGE STABILIZER 

 

 

Charger Trafo (tebal) – DENGAN  VOLTAGE STABILIZER 

Terlihat grafik menjadi nyaris rata, gelombang kotak menjadi garis lengkung yang lembut, seperti gelombang sinus.

 

 

Charger Switching (tipis) – TANPA VOLTAGE STABILIZER 

 

 

Charger Switching (tipis) – DENGAN VOLTAGE STABILIZER 

Hampir sama dengan charger trafo di atas, gelombang gergaji di atas mampu diredam oleh Voltage stabilizer.

 

 

PENGUJIAN #2

Pengujian dilakukan pada Sepeda Motor dengan sistem Injection (Yamaha V-ixion – 150cc Injection 09/2011).
Pada prinsipnya ECU memerlukan sumber listrik yang baik.

 

Yamaha V-ixion Injection – TANPA VOLTAGE STABILIZER
Terlihat duri-duri tegangan pada kelistrikan standar

 

Yamaha V-ixion Injection – DENGAN VOLTAGE STABILIZER
Terlihat duri-duri tegangan pada kelistrikan standar dapat diredam oleh Voltage Stabilizer

 

 

PENGUJIAN #3

Pengujian berikutnya dilakukan pada Mobil (BMW 528i e39 M52 2800cc injection 1997)

 

BMW 528i Injection – TANPA VOLTAGE STABILIZER
Terlihat duri-duri tegangan pada kelistrikan standar

BMW 528i Injection – DENGAN VOLTAGE STABILIZER
Terlihat duri-duri tegangan pada kelistrikan standar diredam oleh Voltage Stabilizer

 

 

Cara Pemasangan pada Kendaraan (mobil/motor), langsung di paralel dengan Accu.

 

 
KESIMPULAN:

  • Voltage Stabilizer mampu meredam duri tegangan (spike) yang biasanya ‘noise’ tersebut dihasilkan oleh Alternator maupun sistem pengapian.
  • Sebenarnya pada setiap ECU (engine control unit) di mesin injection, sudah ada rangkaian Voltage Stabilizer atau peredam Noise tegangan untuk mengamankan sistem ECU itu sendiri, jadi pemasangan Voltage Stabilizer ini tidak banyak pengaruhnya kepada ECU.
  • Voltage Stabilizer mampu meredam noise tegangan yang mengganggu Sistem Audio, seperti bunyi storing, denging, dsb.

 

 

Sumber referensi:

194 Responses to Bikin Voltage Stabilizer untuk Mobil/Motor

  1. taufiq says:

    mas mau mesen voltage stabilizer untuk terios kirim ke bandung total berapa ?

  2. rudi tegal says:

    mz softwarenya dimana carinya?? terus kalau mau buat, yang langsung jadi ada harwarenya maz???

  3. soeripto says:

    Rangkaian diatas memang buat filter tegangan, capacitor bank.. Tp kayaknya bkn stabilizer deh. Stabilizer itu menstabilkan tegangan DC / AC yg turun naik. Bagusnya rangkaian diatas ditmbh Regulator tegangan. Krn salah satu funhgsi regulator jg menghilangkan noise yg lbh besar dibanding hy menggunakan capasitor

    Nilai teggangan capasitor sebaiknya dinaikkan mjadi 25V, jd kl dr spul tinggi, capasitor ga meledak.

  4. Abdil Walis Amir says:

    mohon maaf…
    Mw bertanya….
    Saya sdah buat,,,tapi tidak tau cara pasangx bgmna….?????

    • Yang Plus, pasang ke Plusnya Accu dimana saja, bisa ke plusAccunya, bisa ke plus Cigarette Lighter, ke plus ECU dan lainnya.
      Demikian pula dengan minusnya ke Ground terdekat nya.

      • hendra says:

        bukannya harus di ‘+’ dan ‘-’ di kepala accu ya ?
        apakah boleh ‘+’ di kepala accu sedangkan ‘-’ di ground/body ?

  5. Permisi mas, saya masih terlalu awam untuk membuat suatu rangkaian.. nah, saya mempunyai pertanyaan.

    1. Accu saya cepat sekali habis airnya, apakah degn memakai rangkaian ini maka bisa menghambat berkurangnya air accu tsb?

    2. Kalau kapasitor2 tsb diganti menjadi yg 25 volt sedangkan seharusnya 16 volt, apakah akan memiliki efek buruk terhadap rangkaian ataupun sepeda motor yamaha mio saya? Mohon dijawab. Trims.

  6. Gemblong says:

    Klo volt stabilizer di gabung sama kapasitor bank efek’y gimana om..?

  7. malem om, aku mau tanya sedikit sebelum membuat stabilizer..
    Rangkaian stabilizer ini bisa meredam overcharge ga?
    Kiprok bawaan suzuki thunder 250 ku dah rusak, inden tp katanya stok kosong..
    Untuk sementara aku pakai dioda kaki 4 buat pengganti kiprok, tp sering overcharge (air aki cepet habis dan mesin jd brebet kl headlamp ga dinyalain)
    kira2 dgn stabilizer ini, pengisian bisa normal lg ga ya misal dijodohkan dgn dioda kaki 4 tadi?
    Terimakasih sebelumnya..

  8. cahyo says:

    Ikut nimbrung bos……
    Aku udh bikin sesuai contoh dan aku pasang dihonda vario udh setahun lebih ga ada masalah tuh…..aki tambah awet umurnya udh 3 tahun dr motor baru stater msh oke bgt. Dn blm pernah ganti aki baru…. Makasih nih atas ilmunya

  9. kumala says:

    Sepertinya pemilik artikel ini tidak mengerti sama sekali dengan rangkaian VS di artikel yg dia buat, mungkin malah cuma copy paste saja dari website lain. Ini terlihat dari tidak adanya tanggapan dari pertanyaan2 di sini

  10. Roy says:

    Halo mas Henki, cdi saya yang saya buat kapasitor 1000uf 16v kok meledak 2x sejumlah 2unit dari 5. motor saya sudah DC. saya colok ke aki positif dan negatif menyala lampu lednya, begitu motor nyala dan dijalankan, kok tiba tiba kapasitor tersebut meledak. dimotor saya sebelumnya pasa DC boster 10.000mf 50V. Minta share ya dongkz. terima kasih.

  11. derot says:

    Mas mau tanya itu softwarenya untuk mengecek tgangan pakai apa?..
    dan penyambungnya dari leptop ke mesinnya menggunakan apa?..
    trims.. :)

  12. ardi says:

    mas mw tnya itu kok laptopnya bisa jadi osciloscope gmn cara.,?
    pake software ap mas.,?

    thanks.,

  13. ardi says:

    mas mw tanya, itu kok laptop’a bisa jd osciloscope gmn caranya.,?
    pake software ap mas.,.?

    thanks.,

  14. amir says:

    untuk menentukan jumlah uF yang akan digunakan berpatokan pada apa aki atau yang lain dan bagaimana cara menentukan Voltasenya misal saya gunakan aki GS N50Z. terimakasih atas pencerahannya

  15. s. rahardjo says:

    Mas, saya sdh buat sesuai dgn rangkaian VS tsb, cuma masalahnya ketika saya test dengan Amperemeter (pada Power Supply 30 A) kok terdapat angka sekitar 10 A artinya rangkaian itu membebani catu daya. Kalau VS akan dipasang permanen di Accu Mobil, apakah tidak tekor nantinya jika mesin mobil tidak dalam kondisi hidup?….ada masalah apa ya dgn rangkaian VS saya?…Sdh saya cek polaritas Kapasitor dgn benar (tdk terbalik), apa mungkin kualitas kapasitornya ya?

  16. amir says:

    saya mau nyoba merakit sendiri VS.untuk menentukan besarnya kapsitas Kapasitor apakah yang yg menjadi patokan apakah kapasitas aki atau ada yang lain sebagai contoh saya menggunakan aki GS N50Z berapa micro farad yang dibutuhkan dan berapa Voltasenya, karena saya pernah dengar kalau menggunakan VS dg kapasitas terlalu besar ( lebih besar dari yang dibutuhkan ) akan menyedot setrom akai demikian pula sebaliknya bisa (VS) meledak. trus apakah besarnya kapasitas Alternator juga diperhitungkan. sekian terima kasih bauaaaaaaaaaanyak atas pencerahannya.

  17. amir says:

    Saya sangat tertarik dan mau nyoba merakit VS sendiri, sebelum itu saya mau nanya apakah yang menjadi patokan untuk menentukan besarnya kapasttas kapasitor dalam han ini satuannya micro farad (uF) apakah kapasitas accu atau yang lain, sebagai contoh saya menggunakan accu GS N50Z (berapa Uf dan berapa Volt yang dibutuhkan) dan besarnya kapasitas Alternator juga mempengaruhi. dan apakah ada pengaruhnya pemasangan VS pada jenis mobil Injection ( EFI dll ). trus apa pengaruhnya apabila kita menggunakan VS dg kapasitas terlalu kecil atau terlalu besar. terimaskasih buanyaaak atas pencerahannya

  18. ian says:

    Klw.di pasang di motor berfungsi untuk apa yaa Om??
    Ada ngaruhnya gag di pengapian motornya

  19. TOMENKS says:

    Setelah liat2 artikel diatas Saya jadinya ingin ikut berkomentar juga.
    Sebenarnya Prinsip kerja sebuah kapasitor itu emang bikin arus jadi bagus sih,tapi bila koneksinya dibikin langsung spt di atas jelas2 bakal bikin masalah karena aki pada saat kendaraan tidak dapat charge alias mobil / motor tidak dihidupkan maka sikapasitor tsb tetap akan menyesuaikan arus,artinya dia butuh strum untuk mengisi cairan elektrolit yang ada didalamnya.
    Jadi intinya yang Saya bahas disini adalah jika anda ingin memasang alat tersebut maka sebaiknya gunakan switc ON/OFF atau relay sebagai kontaknya, maksudnya bila mobil / motor tidak dipakai maka alat tsb tidak terhubung ke Aki ( Accu )
    Sekian..semoga bermanfaat..

    • betul om TOMENKS, sesuai pengalaman sy,,,sy udah pake alat ini,,, dan ternyata mobil/motor susah di stater, tp setelah sy pake SWITCH ON/OFF atau relay pada alat tersebut, stater mobil dan motor saya kembali normal.

    • buyung says:

      nice

    • lamno says:

      juga bisa bikin capasitor mlendung kalo dibiarkan terus hidup… ga bisa diparalel begitu saja ke acuu :) repotnya kalau sudah mlendung, kendaraan dihidupkan, kiprok ngisi aki, aki full, masuk kapasitor, kalau full juga = mleduk kapasitornya :) yg sudah2 begitu..

  20. Bang Zoel says:

    Dear Om Saft
    Bisa bantu saya gak yahh..
    Saya tertarik mau buat lampu rem yang nyalanya kayak lampur mobil F1 itu lho yang sekarang banyak di pergunakan di mobil. Rangkaiannya menggunakan IC timer 555 nah masalanya kalau motor saya langsam tegangannya 12,7 Volt tetapi kalau digas bisa 13,5 volt. Nah saat nge-rem gas tinggi lampun LED bikinan saya gak kedip nanti gas turun baru kedip lagi seperti biasa. Saya sudah pernah coba pasang voltage stabilizer pakai IC 7812, tetap saja gak berfungsi.
    Bisa dibantu gak Om penyebabnya apa??

    • Khun says:

      coba pakai LM317

    • maav,,,mo ikut ngasi saran,,, bang zoel accunya normal gak ( dlm artian kondisi accu tdk mati atau lemah ), krn apabila kondisi accu lemah, bakalan pengaruh pada kelistrikan atau lampu2. sy sarankan coba di cek dulu accu nya bang,

  21. tyanto says:

    wuihhhh…. mantabs om hengky.

    berbagi ilmu yang bermanfaat mudah2an mendapa berkah. nambah ilmu dan wawasan agar ga mudahdikibuli produsen yang jualnya dengan harga selangit…

    saya mau coba bikin nih.

  22. gmail says:

    salam perdamaian mas bro,!
    mau tanya nie voltage stabilizer bisa ambil di internet kagak?
    klo memang ada mau minta link nya ni agar kite semua bisa donwload menggunakan alat software tersebut.
    “demi kemajuan anak bangsa semuanya”
    terima kasih banyak sebelumnya,!!!

  23. henry says:

    Om Henkie, mau nanya lagi nih, kawat yang dipake buat nyambung2 kaki komponen, pake kawat jenis apa ya, VS yg udh sy buat itu, sy pake kawat tembaga dr kabel listrik biasa, tp pas disolder ke kaki2 komponennya, kok timah soldernya ga mau nempel ke kawat tembaganya ya.. mohon penjelasannya lagi dong… makaciiih Om Henkie

  24. Mardi Utomo says:

    Mau tanya juga Pak, mobil saya akan saya ganti delco cdi, saya sudah beli delco cdi nya, tapi tidak saya pasang dulu, karena mungkin votase mobil kurang searah dan stabil, pertanyaan saya ;

    Bila dipasang voltage stabilizer ini, apa aman dan bagus untuk input TCI/CDI?

    terima kasih sebelumnya

  25. fajri says:

    itu beli casingnya dimana om??pengen beli tapi gatahu tempatnya dimana jadi lbh kelihatan bagus….
    trus om pake pcb lubang yah??dan kanapa ga cetak alur pcbnya??

  26. Tri says:

    Met pagi…
    Mas Henkie… setelah saya pasang diukur voltmeter (digital) kondisi mesin mati terukur 12,XX volt setelah mesin nyala jadi 14,xx volt yang jadi pertanyaan amankah dengan volt sebesar 14,xx volt untuk alat elektronik di mobil yang notabene hanya 12volt ?

    terima kasih mas atas jawabannya…

    Tri

  27. Tri says:

    malam om saft7, sy sudah buat sesuai spesifikasi yg tertulis.
    setelah selesai sy langsung coba lekatkan ke masing2 kutup di accu tp ada percikan api… apakah ini normal ?

    terimakasih, met malam

    • Saya bukan oom Saft, yang kelihatannya jarang menanggapi fprum ini, namun tergelitik untuk menjawab.
      Kapasitor merupakan komponen yang bisa menyimpan energi listrik dan mempunyai karakter, dalam keadaan kosong, saat dihubungkan ke sumber listrik, maka arusnya akan besar dan sesuai waktu, akan mengecil dan akhirnya, nol.
      Itu se sebabnya saat pertama kali dihubungkan, maka akan terlihat percikan api.
      Namun, kslau rangkaiannya benar, itu hanya akan terjadi sekali isaja dan kalau anda lepaskan, beberapa detik kemudian anda hubungkan kembali, maka tidak akan terjadi percikan api, saat anda menghubungkannya kembali.
      Namun kalau terjadi lagi percikan api, ada kemungkinan ada kapasitor yang salah polaritasnya atau ada yang sudah bocor yang kelak,.kalau tetap dipasang, akan menyedot daya accu anda saat mesin mati dan bisa berakibat mesin tidak dapat distart, karena accu lemah.
      Untuk meyakinkan, maka anda lepas dari kendaraan, lepas LEDnya dari rangkaian, hubung singkatkan terminal + dan – nya. Sekarang dengan ohmmeter analog, jarum, di x1, hubungkan tancapan merah ke negatif kapasitor dan hubungkan tancapan hitam ke positifnya, maka jarum akan bergerak, kemudian kembali ke posisi paling kiri.
      Pindahkan skala ke x10, x100, x1k, maka jarum tidak boleh menunjuk nilai tetap, sama sekali.
      Kalau menunjuk, berarti ada kapasitor yang bocor dan periksa satu persatu, samai ditemukan biang masalahnya, ganti dengan yang sudah diperiksa terlebih dahulu.

  28. henry says:

    Om Henkie, mau tanya nih sy dah buat VS seperti yg diatas, tp pas sy sambungin kabelnya ke aki mobil, kok led indicatornya gak nyala ya? trs pas ada percikan api di kutub akinya? saya jadi takut untuk melanjutkan percobaannya,takut ada yg bermasalah. Om Bagaimana kita tau klo VS yg kita buat itu bisa berfungsi?
    Makasih Om atas penjelasannya

    • Henkie Basuki Djayapranata says:

      Kalau dipasang LED tidak menyala, itu berarti ada salah pasang, mungkin secara keseluruhan polaritasnya terpasang terbalik, atau ada kapasitor yang terpasang terbalik, atau semua kapasitor benar terpasang, LEDnya terpasang terbalik.
      Yang normalpun, saat pertama dipasangkan, ada kemungkinan terlihat ada percikan api karena saat itu semua kapasitor kosong. Namun kalau kita lepas dan pasang lagi, maka tidak akan percikkan api. Kalau ada, bisa seperti salah pasang atau aad kapasitor yang bocor.

    • Henkie Basuki Djayapranata says:

      Kalau dipasang LED tidak menyala, itu berarti ada salah pasang, mungkin secara keseluruhan polaritasnya terpasang terbalik, atau ada kapasitor yang terpasang terbalik, atau semua kapasitor benar terpasang, LEDnya terpasang terbalik.
      Yang normalpun, saat pertama dipasangkan, ada kemungkinan terlihat ada percikan api karena saat itu semua kapasitor kosong. Namun kalau kita lepas dan pasang lagi, maka tidak akan percikkan api. Kalau ada, bisa seperti salah pasang atau ada kapasitor yang bocor.

  29. Mendrofa says:

    Salam persahabatan
    Om…
    saya punya alat bentuknya kotak berwarna hitam (ukurannya ± charger HP), dan paten (tidak bisa dibuka/ dibongkar). Ada dua kabel berwarna biru yg terhubung langsung kedalam kotak hitam itu dan kutub + dan – (bolak-balik) sama aja.
    alatnya :
    RUBYCON
    CBB61 ANT
    12uF ±5% 400VAC
    Yg ingin saya tanyakan :
    1. Itu kapasitor atau bukan?
    2. Apa fungsi dan kegunaannya?
    3. Apa cocok dan bisa di pakai di mobil, maksudnya di pasang di aki mobil?
    Saya sudah coba sekali pasang di aki mobil (Aki 12V 80Ah). Tapi tidak ada reaksi apa2.
    Jadi saya lepas kembali alat itu.
    4. Apa ada manfaat dan resiko dlm penggunaannya jika dipasang pada aki mobil?
    Mohon pencerahannya.
    Terima kasih

    • Handi says:

      Memang itu juga kapasitor tapi untuk arus bolak-balik seperti listrik rumah tegangan kerjanya pun tinggi bisa sampai 400Volt AC kalau di pasang pada aki mobol ya tdk ngefek karena kapasitasnya terlalu kecil cuma 12uF

  30. vyki says:

    denger2 power stabiliser itu juga fungsunya bisa macu tenaga motor makin kenceng apa bener

  31. Pengen coba bikin, boleh tau di mana bisa mendapatkan casing seperti contoh di atas om..?

  32. al says:

    pak henkie.. saya mau tanya donk klo pengaruhnya setelah pemasangan VS ini terhadap power steering yg sudah elektrik (EPS)apakah akan menambah ringan pd power steeringnya tsb…
    trimakasih.

    • Henkie B. D. says:

      Untuk motor Power Steering atau Audio Power Amplifier, tentu tidak ada pengaruh.
      Kalau mau pengaruh, namun kurang berguna buat Power Steering dan lebih berguna, agar suara jedag ejdug sistim audio lebih berdaya, bisa gunakan Power Bank yang isinya kapasitor dengan kapasitas besar di atas 1F.

      VT yang ini ditujukan untuk TAMBAHAN melindungi rangkaian yang menggunakan mikrokontroler, seperti ECU, yang sebenarnya pihak pabrikkan sudah memperhitungkan, tanpa rangkaian tambahanpun sudah aman.

      Kalau yang menyebutkan menjadi lebih irit sih sepertinya sugesti saja.

  33. Budiman says:

    Terimakasih Mas Saft,saya sudah bikin rangkaian ini 2 bh.Saya tambahin swit on/off dan sekring.satu saya pasang di mobil kijang super dan satu lagi saya pasang di mobil stream saya.Tapi yang sangat besar pengaruhnya saya rasakan di mobil stream saya.Sebelumnya dapat 1:9-10 , sekarang dapat 1:12 lebih.Bisakah alat ini dipasang lebih dari satu untuk satu mobil?

  34. Sam says:

    Salam…
    Benar-benar penjelasan dan ujicoba yang mantap Om saft7.kita langsung paham dan bisa buat sendiri.

    Tapi pertanyaan dari bimbim belum terjawab om,kalau tegangan nya cuma 12.6-12.7V baterai mobil bakal tekor.ujung-ujungnya bisa mogok.

    Saya juga tertarik mencoba kalau ada keterangan tambahan dari pertanyaan diatas.

    Terima kasih

  35. bimbim says:

    Om Saft,saya mau tanya nih.
    saya sudah bikin VS,setelah pemasangan di mobil,kok tegangan rata2 di 12,6 – 12,7 Volt.dengan kondisi mesin running…
    sebelum tanpa pake VS tegangan rata2 14,2 -14,3
    ane pake elco yang lumayan bagus kualitasnya.
    4700 uF 35 volt 4 buah
    3300 uF 25 Volt 4 buah
    2200 uF 16 Volt 4 buah
    1000 uF 16 V 5 buah
    4,7 uF 25 volt 8 buah
    10nF 1 buah

    minta pencerahanya.

    thanks

    • Henkie B. D. says:

      Kalau tanpa VS tegangannya 14.2 volt dan setelah di pasang VS tegangannya menjadi 12.6 volt, itu pertanda ADA kapasitor yang bocor.
      Jadi secara ideal, pemasangan VS TIDAK akan menaikkan atau menurunkan tegangan.
      Hanya kalau ada arus besar sesaat, misalnya dari percikkan api, induksi kumparan dan lainnya, maka arus tersebut akan terredam dan peralatan elektronik yang ada, akan menjadi aman.

      Kalau VS yang bermasalah tersebut dipasang, pasti sebentar lagi accu anda akan tekor.
      Untuk mengetahui kapasitor yang mana yang bocor (bisa juga kalau anda memasangnya terbalik), pegang saja.
      Yang panas atau hangat, itulah yang rusak.
      Bisa juga diperiksa satu persatu dengan ohm meter, namun harus dilepas dari rangkaian .

      • bimbim says:

        terimakasih banyak om hengky.
        nanti coba saya test running lagi..
        tapi masalahnya ini elco sudah saya bungkus rapat n bagus..
        harus bongkar lagi deh..

        thanks.

  36. elpsycho says:

    mas saya punya kendala yang sama, cuma saya dari piezoelektrik. jadi piezoelektrik itu dari injakan (energi kinetis)dapat menghasilkan listrik.. saya sudah coba dan setiap kali diinjak tegangannya tinggi sampai 60V (tegangan spike), dan ini belum dipasang penyearah tapi jika dipasang penyearah dan disimpan di kapasitor tegangannnya menjadi 1 mV/ kali injakan.. kalo saya mau pasang stabilizer tanpa penyearah dulu bisa ga mas? trus tegangan spikenya beerkurang berpa mas? kalo tegangan spike 60 v tadi diatas dikasih volt. stabilizer berkurang berapa ya mas??
    terimakasih sebelumnya atas ilmunya.. :)

  37. Imam says:

    Mas mau tanya, klo pasang VS itu baiknya di taruh dimana??apakah bisa didekat aki mobil?bagaimana klo dekat aki mobil bagaimana pengaruh suhu panas yang dihasilkan oleh mobil apa pengaruh dengan alat VS ini?mohon pencerahannya

    • Henkie Basuki Djayapranata says:

      Karena tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya lonjakkan tegangan, di pasang sedekat mungkin dengan rangkaian ECU mobil, misalnya di terminal sekering untuk ECU tersebut

  38. Eko says:

    Untuk kapasitor sebaiknya pakai merk Rubycon dengan volt 25v

  39. rio saptyo says:

    om sy mo nanya kapasitor yg 10nF bs d ganti ato g?Klo bs ukuranny brp y n brp volt?Soalny d tempat ane g ada kapasitor yg seperti itu alias susah cariny….thanx b4

  40. fahri says:

    . om mau tnya elco yg terakhir itu 4,7 apa 47 om

  41. agus says:

    numpang tanya tu buat motor vixion ya stabilizernya….trs apa ada efek samping nggak klw dipasang stabilizer trsb….?klw ngga ada ane mw kasih ky gtu….mohon dijelaskan om….?

  42. hasan says:

    tq bro.. mau tanya beli casing box plastiknya di mana ?

  43. hasan says:

    tq bro… mau tny casing box plasticnya beli di mana ?

  44. m_hanif_a@yahoo.com says:

    Apabila saya tambahkan satu rangkaian lagi (10.000uF)serta jumlah masing-masing capacitornya saya tambah efek yang akan timbul bagaimana pak? mengingat saya menggunakan Taft Disel dengan accu 120A.

    5 x 10.000 uF / 25volt (ditambahkan)
    5 x 3.300uF / 25 volt
    5 x 4.700uF / 25 volt
    6 x 1.000uF / 25 volt
    10 x 4.7uF / 25 volt
    1 x 10nF
    1 x LED
    1 x Resistor 1K ohm

    dan mengenai pemasangannya apakah langsung dihubungkan pada terminal positif dan negatif Accu atau pada tempat lainnya.

    Terima kasih

    Hanif

  45. galih says:

    Mas, tanya kalo stabilizer ini dipasang setelah perangkat coverter DC apakah bisa ?
    karena audio saya menggunakan arus yang lebih kecil dari aki yang ada. dan harapan saya audio saya menjadi lebih bagus disamping bakal membuat converter lebih awet. terimakasih

  46. B 3585 FHA says:

    mantaf sob thanks atas tipsnya tp VS trsebut sy modif cuma mnggunakan:
    -1 elco 10.000mf
    -1 resistor 1K dan
    -1 LED
    alhasil efeknya lumayan ada, noise pd klakson TOA agak meredam yang sebelumnya klo mtor di hidupkan ada suara nguuuuk…kkk apa lg klo motor di gas suara itu mngikuti putaran langsam.

  47. saftari says:

    harusnya sih ga ngerusak… karena yang dipasang di kabel positif coil khan?..

  48. Ibnu Alfri Yanto says:

    Percobaan :
    - Awalnya sya agak ragu dengan rangkaian saft7.com sebab alat yg telah sya rakit (rangkaian stabilizer saft7) led indikatornya tidak nyala sehingga muncul pertanyaan bagaimana caranya kita tau bahwa alat ini bekerja dengan baik, sebab bayangan sya menerawang apabila langsung sya aplikasikan pd speda motor sya dan tiba-tiba terjadi korslet lalu terbakar … uhhh ngeri sekali.

    Ragu-Ragu :
    - Akhirnya sya memutuskan untuk membeli stabilizer yg ber-merk dan bergaransi 5 tahun untuk mengetahui manfaat dari stabilizer tsb. Dalam hati, buang-buang duit nih sebab harganya Rp. 250.000,- padahal lumayan bisa buat beli aki baru dan sya pun kurang yakin dengan alat ini sebab pengetahuan tentang elektronik sya sangat minim “Bagaimana mungkin alat elektronik input – output nya ke aki tapi punya manfaat lebih” spt halnya alat penghemat listrik PLN yg banyak dijual dipasaran.

    Keuntungan :
    Ternyata manfaatnya banyak, selain menstabilkan listrik di kendaraan Anda – Stater motor pun jadi semakin mudah/enteng, tarikan motor juga enteng. Mio merah ridernya sampai nunduk2, F1zr sya masih main di gigi 3 …

    Semangat :
    Berhubung manfaatnya banyak, rangkaian saft7 yg gagal sya buat sya utak-atik lagi dan ternyata Kawat spt rangkaian saft7 di atas sya ambil dari kawat gulungan cincin ferid pada PSU komputer yg dah rusak. Akan tetapi kawat tsb harus di ampelas / kerok untuk menghilangkan lapisan pelindung yg mengisolasi kawat agar dapat menghantarkan listrik dengan baik … spt halnya body motor/ mobil yg sudah di pernis. Alhasil led indikator pada rangkaian stabilizer saft7 nyala, artinya rangkaian pun berjalan normal.

    Oia, saat menghubungkan stabilizer pada aki akan menghasilkan sedikit percikan api yg menandakan arus listrik telah melakukan pengisian di kapasitor2 tsb. Setelah sya test pasang pada aki selama 2 hari, arus aki tidak berkurang hanya karena lampu led indikator yg menyala. Sekarang alat stabilizer saft7 telah sya pasang di honda supra, saat ini baru merasakan stater yg mudah n mengenai tarikan belum sya coba … Thanks to Saft7 dah bagi-bagi ilmunya.

    >> Kalau boleh sya tau kenapa harus menggunakan kapasitor (4 x 3.300uF / 16volt, 4 x 4.700uF / 16volt, 5 x 1.000uF / 16volt, 8 x 4.7uF / 16volt), bagaimana cara perhitungannya ? apakah dengan melakukan penambahan kapasitor apa justru memperburuk kinerja stabilizer atau malah sebaliknya ?

    • saftari says:

      thanks om…

      prinsipnya setiap nilai capacitor yang digunakan itu adalah berfungsi sebagai noise filter, itu sebabnya digunakan nilai capacitor yang bervariasi. Jadi boleh-boleh saja asalkan nilai voltage capacitornya diatas 16volt.

  49. taufik says:

    gan ane mau kasih saran, mungkin bisa membantu,bisa buka link di bawah ini,

    http://livebeta.kaskus.co.id/post/000000000000000739238079#post000000000000000739238079

  50. wahyu says:

    om soft saya minta saran ….saya buat Voltage Stabilizer untuk civic wonder 84 tapi saya paralel di intput tegangan coil..all hasil tarikan semakin mantap gak getar… pertanyaan saya cara pasang apa bisa merusak CDI…?

    • cleyvan says:

      Bang wahyu, hasile masang voltage stabilizer yang di pasang di civic wonder 84 gmn? kebetulan aq jg pny civic wonder 84. tarikannya oke g? ada masalah? tolong cra pemasangannya dunk & gambar rangkaianny.. sebelumny trims bang wahyu

  51. kelik says:

    tlg penjelasannya gan,apa gk bikin aki tekor karena kan di sambung paralel jd arus tetap masuk stabilisator???apa bisa positifnya di sambung dari kunci kontak langsung???makasih sebelumnya agan agan mua……

  52. kelik says:

    mf gan mau tanya,bila di pasang apa gk pengaruh pada aki?dia kan di pasang paralel kan hidup terus????tolong penjelasannya agan mua???thank’s……

  53. Uki says:

    Ide yg mantap kang…………..!!!!

    Ma’af kang mau nanya itu yg 4,7uf ko pakenya bipolar, apa yang lainnya juga musti bipolar……
    apa khusus untuk mikro yang kecil saja?…….
    tolong penjalasannya kang?…..

  54. SuareZ says:

    Maaf Om Saft,
    saya termasuk orang awam dengan electrinik

    kalo gak salah dalam dunia electonika ada yang namanya Voltage dan juga Apere

    nah….
    VS nya itu untuk kapasitas sampe berapa ampere ya om?

  55. Hendra says:

    Om saft, untuk VS banyak yang replikanya spt Pivot raizin. Untuk pemakaiannya sendiri ada resiko gk om, mungkin bisa merusak kelistrikan mobil klo pake yang replika.

  56. gelasgarpu says:

    ijin copas link for share ye gan,,

  57. heru1122 says:

    saya sudah coba buat stabilizer ini, motor MX sukses ada peningkatan akselerasi, tetapi waktu nyoba pasang stabilizer ini ke mio sporty 2010 kok kapasitor 1000 uf kok melembung langsung meledak..trus ak belikan kapasitor sejenis dengan kualitas yang lebih baik, kok tetap meledak lagi ya…?! kenapa ? mohon pencerahan…

    • Henkie B. D. says:

      Kalau ada kapasitor meledak, periksa tegangan yang tertulis di kapasitornya, berapa ?
      Kalau, kurang dari 25 volt, itu penyebabnya.
      Bisa juga kalau mutu kapasitornya yang jelek.
      Kalau sudah diganti, meledak lagi, kalau kapasitornya sejenis dengan yang meledak pertama, itu berarti mutu kapasitor itu, jelek. Ganti dengan yang merek lain.
      Bisa kalau pemasangan polaritasnya, SALAH, coba periksa lebih teliti.
      Atau coba pasang yang tegangan kapasitornya yang lebih tinggi, misalnya yang 35 volt atau yang 50 volt.

  58. mulyono says:

    Om, jadi semua komponen pakai voltage 25 v semua ya, nah pertanyaannya lampu LED pakai voltage berapa om?

    Terimakasih.

    Salam.

  59. Malle says:

    boss sya mau tnya klu aki motor honda megapro sya tiba2 mati setelah ganti tlakson pke tlakson yg suranya kaya kapal.
    kenapa ya?
    saya harus gmn? ganti aki or gmn?

  60. Henkie B. D. says:

    Kalau yakin sesudah penyearah, bisa.
    Namun karena arahnya untuk penyimpan daya, jadi gunakan yang uF nya yang besar, karena bukan untuk mencegah rangkaian mikrokontroler terganggu.
    Pengaruhnya ada atau tidak, banyak atau sedikit, sepertinya tidak banyak, kecuali kalau kapasitas kapasitornya sangat besar.
    Juga gunakan yang volt nya tinggi misalnya 25 volt, karena kita tidak tahu seberapa besar tegangannya saat rpm tinggi.

  61. dodik says:

    maksudnya setelah lewat kiprok. kl suprax 125 kan untuk lampu terpisah dengan aki dan systemnya 1 fasa 1/2 gelombang, jadi apakkah mungkin. pin kiproknya sbb: 1. dr alternator 2. ke aki 3. ke lampu 4. ke body

  62. Henkie Basuki Djayapranata says:

    Wah jangan coba pasang di jalur output alternator, karena arusnya bolak balik.
    Itu semua kapasitor bisa MELEDAK, karena yang digunakan, kapasitor untuk tegangan DC.
    Jadi kalau mau digunakan untuk arsu bolak balik, harus menggunakan kapasitor yang TIDAK berpolaritas.

  63. dodik says:

    Om kl dipasang suprax 125 cw untuk lampu gimana kan jalur untuk lampu lsg dari alternator tidak lewat aki. Mohon jawaban tks

  64. Muhammad Arifin says:

    selamat dan sukses bagi yg pernah mencoba merangkainya, cuma saya mo tanya itu bahan yg dibuatnya merknya macam2(buatannya mana2), yg saya tanyakan bahan dari merk apa yg baik dibuat dan yg mudah dicari ditoko elektronik,tks mohon infonya.

  65. kheztelia says:

    jika noise bisa diredam dengan baik, maka sistem kelistrikan akan menjadi lebih baik yg mengakibatkan supply tegangan kesetiap perangkat kelistrikan
    menjadi lebih stabil, maka kinerja mesin kendaraan akan lebih baik pula,

    … betul begitu / salah om saft …

    karena dari pengalaman yg saya dapat setelah memasang VS ini pada motor serta mobil saya ya seperti itu.

    saya sudah memasang alat ini pada kendaraan saya dari tahun 2007, sampai sekarang masih berfungsi dengan baik.

    jika ada kesalahan mohon ralat serta pencerahannya …

  66. Henkie Basuki Djayapranata says:

    Tujuan alat ini adalah untuk menstabilkan tegangan accu dari tegangan kejut, baik yang berfrekwensi rendah, maupun tinggi.
    Namun yang ini lebih ditujukan ke arah frekwensi rendah.
    Kalau yang khusus untuk frekwensi rendah, seperti untuk audio, biasanya bernama Capacitor Bank.
    Jadi, kalau accu tiba-tiba mendapat beban berat, maka segera tegangannya akan turun dan kalau dipasang stabilizer, maka tegangannya tidak akan langsung turun, namun menggunakan dahulu tegangan yang ada di kapasitor dan karenanya seberapa lama bisa tidak turun, tergantung pada besar kapasitornya, yang semakin besar, kemampuan menahan tegangan akan lebih lama.
    Kalau accu tidak ada, maka tegangannya malahan tergantung RPM mesin dan alternatornya, yang akan berubah=ubah dari nol sampai 14.4 volt.
    Jadi sudah tidak berfungsi menstabilkan, malahan bisa merusak peralatan listriknya

    • gusti says:

      maksud sy akinya diganti pake rangkaian volt-stab dr mas bro!
      gmn tuh mas bro?

      • kheztelia says:

        yang pasti kalau tidak menggunakan aki yah percuma dipasang alat ini, karena tidak akan berguna untuk menstabilkan sistem kelistrikan dari kendaraan … malah akan membuat beberapa peralatan listrik menjadi rusak, seperti yg dikatakan oleh om Henkie Basuki Djayapranata …

  67. gusti says:

    mas bro klo ga pake aki kira2 bs ga ya?

  68. edo says:

    om, motor ane jupiter z , fullwave , kiprok tiger , aki 12v 7a , untuk jumlah kapasitornya yg cocok berapa ya? thanks

  69. mbeng says:

    buat masukan aja kang, biar voltage stabilizer dan pemakaian aki lebih optimal. bisa ditambahkan relay 12v.
    jadi main kontak relay di ambil dari acc kontak (+) dan kontak (-) bisa langsung ke body, setelah itu (+) dari aki bisa ke kontak auxilary NO dan outputnya ke voltage stabieizer.
    jadi apabila mesin hidup, stabilizer pun ikut hidup. begitu juga sebaliknya..
    terus berkarya kang..

    • atnish says:

      masukan dikit. Ada cara lebih simple dan gak perlu pake relay. Kabel dr kontak / kunci (+) kutub positif nya langsung disambung ke kutub positif kapasitor dan kutub negatifnya pada body. Jd saat kontak posisi on maka rangkain stabilisator akan on juga. Pada saat off, rangkaian stabilisator akan off juga.
      Jd memperpanjang umur kapasitor dan minimalisasi budget juga… :-)

      • Henkie B. D. says:

        Ada yang harus diingat, kalau kita memasang kapasitor setelah kunci kontak, yang saat itu kapasitornya kosong, kemudian kunci kita kontakkan, maka kapasitor akan tiba-tiba harus diisi, yang arus pengisiannya, di awalnya sangat besar, sehingga ada kemungkinan, akan membuat umur kontakkan sakelar kunci, berumur pendek, karenanya patut dipertimbangkan.

  70. ardian says:

    urun saran:
    1. Pemasangan paralel pada capasitor berfungsi untuk penambahan nilai kapasitansi pada capasitor, sehingga total kapasitansinya sebesar sekitar 37.000 uF lebih dikit.
    sebenarnya untuk membuat lebih simple beli aja capasitor dengan ukuran 10.000 uF berapa buah. sehingga tinggal diparalel sama accu.
    Untuk tegangan pada capasitor rekomendasi dari saya pribadi lebih baik menggunakan 25V keatas.
    2. Accu merupakan sumber tegangan DC, apabila disambung paralel dengan kapasitor tidak akan menguras accu.
    karena nilai impedansi Xc dari capasitor itu tergantung dari frekuensi. Sedangkan frekuensi dari accu adalah 0. sehingga impendansi dari capasitor adalah tak terhinggan ohm. jd aman2 aja.
    3. Dulu pas jaman kuliah, udah saya coba dimotor supra tipe lama. dan hal tersebut memberikan effek positif.. accu menjadi lebih awet

    • Henkie B. D. says:

      Tidak akan ada arus bocor yang mengambil daya ACCU selama kapasitor dalam keadaan baik.
      Sesuai dengan waktu dan juga panas, maka suatu saat kapasitor akan bocor dan nilainya menjadi berkurang.
      Karenanya, secara berkala, periksalah kapasitornya terhadap kemungkinan bocor atau kapasitasnya sudah berkurang.

  71. paparally says:

    Om saft, sy sdh berhasil merangkai & mengaplikasikan VS nya. Dan Storing nya sdh berkurang, meskipun hanya sedikit. Yg mau sy tanyain noise nya bisa bener” diilangin?? Komponen apanya yg musti diganti atw ditambah…. Makasih om. Sukses trus, dan bikin postingan postingan lain yg bermanfaat??

  72. Pao says:

    om saft,
    itu kapasitor nya kl pakai yang 85degree cukup tidak ya?

    thanks

  73. dalil says:

    yups..
    Brrti
    1. sifat kapasitor yg rusak/bocor itu menyedot arus + mem”bocor”kan arus(membuang)
    2. Kapasitor yg nilainya 4.7nF BAIKnya tdk diganti nilainya
    3. Kapasitor yg 4,7nF bentuknya tidak kotak dr keramik warna biru melulu,
    O.K Matur nuwun

  74. dalil says:

    WAA..H
    tnks bgt atas penjabarannya,
    ada lagi nih,
    1.kenapa menurut om henky led tdk usah dipasang?
    2. Sy dah keliling cari capasitor keramik yg warna biru yg 4.7nF tp blm dpt, bisa diganti dg nilai yg brp ya?
    Terimakasih

    • Henkie B. D. says:

      Kalau tidak salah, lagi itu anda mengkuatirkan accu anda akan habis dengan terpasangnya voltage stabilizer ini.
      Nah kalau kapasitornya tidak ada yang bocor, maka tidak akan ada arus lagi setelah terisi.
      Namun karena rangkaian oom Saft menggunakan LED sebagai indikator, yang tentunya akan menggunakan arus listrik, walaupun sangat kecil, yaitu di bawah 40 mA, maka saya sarankan tidak usah dipasang.
      Kapasitornya tidak usah keramik, karena keramik dengan nilai itu sangat jarang ada. Gunakan yang mylar juga tidak terlalu berpengaruh.
      Nilai justru sebaiknya jangan diganti.

  75. dalil says:

    1.meredam lonjakan listrik?
    Apa rangkaian ini berfungsi spt cap bank juga?
    2. Jk pd wkt kontak on cap. Sudah terisi penuh, apa cap akan menyedot arus dari aki terus, kalau kontak off, apa cap. Yg sudah ada isinya itu akan berkurang terus(turun ampernya), jk tdk berkurang brrti tdk ada beda potensial antara cap + aki = tdk ada lonjakan arus
    mohon pencerahan nya ya om!
    Terimakasih

    • Henkie B. D. says:

      Saat kita menghubungkan kapasitor kosong dengan sumber tegangan, maka akan mengalir arus besar yang kemudian berangsur-angsur mengecil sampai akhirnya menjadi nol.
      Nah setelah terisi, kalau ada beban berupa lonjakkan listrik, maka si kapasitor akan meredamnya, sehingga lonjakkan yang besar akan menjadi kecil.

      Kapasitor bank, ditujukan untuk mencegah tegangan sumber turun saat ada suara dentuman sistim audio yang umumnya mengalirkan arus dengan sangat besar.
      Stabilizer di sini, ditujukan untuk meredam lonjakkan-lonjakkan listrik yang periodenya bermacam-macam dan itulah sebabnya digunakan banyak kapasitor dengan nilai berbeda.

      Kalau saat sumber tegangan dilepaskan dari kapasitor dan kapasitornya ideal, dalam arti tidak ada kebocoran sama sekali, maka tegangan akan tersimpan dan tidak akan turun.
      Namun karena ini merupakan komponen yang dibuat manusia, maka sesuai dengan berjalannya waktu, suatu saat struktur kimianya juga akan berubah dan lama kelamaan kapasitor akan bocor dan kapasitasnya menjadi berkurang.

      Jadi setelah kapasitor terisi, kemudian dilepaskan dari sumber tegangan dan kemudian dihubungkan lagi, selama tegangan di kapasitor masih ada, maka hampir tidak ada arus mengalir saat kapasitor dihubungkan kembali ke sumber tegangan.

  76. dalil says:

    mau tanya nih om, ane dah bikin ni alat,
    kalau dikasih relay ada efek negatifnya gak ya.. ?
    Terima kasih

    • Henkie B. D. says:

      Pakai relay sih boleh saja, namun ingat saat relay mengkontakkan rangkaian ke accu, maka akan ada lonjakkan listrik dan ini akan berarti fungsinya untuk meredam lonjakkan listrik akan berkurang.
      Kalau saran saya sih pasang saja secara langsung, tanpa LED dan secara berkala diperiksa, apakah ada kapasitornya yang hangat atau menggembung, maka itu berarti sudah bocor dan harus segera diganti, kalau tidak ingin accunya tekor saat di pagi hari.

  77. Rudy says:

    To: Henkie B. D.
    thx buat jwbnnya yg rinci, saya hampir tiap hri menunggu kepastian dr pertanyaan saya, krn takut alatnya malah bikin aki drop, maklum utk dipasang ke kendaraan satu2nya yg ada, sekarang baru nggak kuatir mulai bikin proyeknya. :-)

  78. mghee says:

    Mohon Izin Copas…Informasinya sangat bermanfaat

  79. papas says:

    wiihh… keren nih om..
    jadi pengen nyoba nih… :D

  80. herry says:

    Terimah kasih, saya sudah pasang di motor dan di mobil hasilnya luar biasa, lamupu jadi terang, akselerasi lebih baik. biaya cukup 50.000 ribu untuk daerah makassar. cara buatnya gampang. sekali lagi terima kasih.

  81. ganksenggol says:

    sip. patut di coba…

  82. Arianto says:

    Om Saft, untuk kapasitor yang 10nF itu pake yang volt brp ?
    thanks.

    • Henkie B. D. says:

      Selama tidak ada kapasitor yang bocor, yah tidak masalah.

      • Henkie B. D. says:

        Koreksi, jawaban saya terdahulu untuk jawaban pertanyaan lain. Maaf

        Karena besar tegangan di accu sepeda motor maupun mobil umumnya tidak lebih dari 14.4 volt, maka tegangan kapasitornya, sedikitnya 25 volt.

  83. steve says:

    om saft mau nanya dong, kalo voltage stabilizer ini di pake barengan dengan capacitor bank ada masalah gak yah?

  84. fachir says:

    Om,, voltage stabilizernya langsung di pararel aja di accu, apa ga bikin aki tekor tuh om??
    kalau liat di rangkaiannya kan ada beban kapasitif(capacitor) ada juga beban resistif(resistor) belum lagi ditambah LED..
    mungkin dipasang di accu mobil ga bgitu nguras accu, tapi kalau di accu motor dengan kapasitas sekitar 5Ah trus motornya ga dinyalain beberapa hari lumayan nguras accu juga kayanya om..
    apa ga lbh baik dipasang setelah kunci kontak aja ya?? biar ga makan arus waktu kendaraan ga digunakan gitu..

    • Henkie B. D. says:

      Tidak selama tidak ada kapasitor yang bocor.
      Untuk LED sebenarnya ada, namun karena sangat kecil, di bawah 40mA, maka tidak berarti.
      Kalau ragu, yah LEDnya usah dipasang saja.

    • kheztelia says:

      aki gak bakalan tekor karena besaran watt dari led cuma 0.015watt, tidak perlu menggunakan sakalar tambahan / relay dari kunci kontak, karena sifat dari elektrolit kondensator membuang tegangan, tapi karena diparalel dengan aki, maka tegangan dari aki akan selalu terjaga oleh elko ini, apalagi jika pemasangan kabel minusnya jangan langsung ke kutub negatif dari aki, tapi di distribusikan ke sasis dari kendaraan, dynamo amper, kompresor ac, ground dari koil, head cylinder, serta bagian2 penting dari kendaraan, maka banyak keuntungan yg didapat, seperti tarikan kendaraan akan terasa lebih enteng, terutama sekali dari konsumsi bahan bakar akan ada penghematan … saya sudah lama memasang alat ini pada mobil serta motor saya, … walaupun madein lokal alias racikan sendiri, tapi cukup efektif dan masih bekerja dengan normal sampai saat ini …

      jika ada kesalahan dari tulisan saya ini, mohon maaf dan bantuan untuk pencerahannya, …

      salam

      kheztelia

  85. rosborn says:

    Om, itu software osiloskopnya pake apa ya ?? ane pengen,hehe
    kyaknya bukan zelscope ya,
    (dbls ke email aja om,hehe)
    terima kasih om saft . ..

  86. Dear Om Saft,

    Saya berhasil membuat Voltage Stabilizer dan berjalan dengan baik. Saya melihat Voltage stabilizer yg ermerk seperti XCS3 yg harganya berkisa 1,6jt itu pasti cukup baik, tp apakah dg yg saya buat ini berdasarkan artikel om saft jg menghasilkan kualitas yg kurang lebih sama, dan saya melihat utk voltage merk terkenal tersebut terdapat kabel ground, apakah voltage yg saya buat ini jg hrs dipasangi kabel ground. Mohon Pencerahannya. Terima kasih.

  87. beonk says:

    om saft mungkin yg mas cahyo maksud ELKO bukn capasitor, karna disini cuma pake satu kapasitor,

    • Henkie B. D. says:

      ElCo atau ElKo atau ELectrolyte CapacitOr adalah komponen yang sama, yaitu kapasitor yang antar kepingnya terdapat bahan dielektrik yang dinamakan sebagai electrolyte, yang seperti oli.

    • allzhat says:

      ELCO = electrolyte capacitor

  88. maxwell says:

    om saft,itu cr untuk pengujian 1 dan 2 gmn instalasinya..? terus apanama sofwer untuk mengukur v.stab tsbt. thanks…

    • Henkie B. D. says:

      Untuk pengujian osiloscope dipasang langsung ke accu. Sebaiknya Coupling oscilloscopenya di posisikan di AC dan bukan DC.
      Kalau di DC, maka kemungkinan bentuk gelombang tidak terlihat karena ada di bagian atas, terutama kalau skalanya kecil.

  89. jibril says:

    karena fungsinya hanya untuk meredam noise, storing dan denging yang bagus pasangnya pada jalur kabel acc biasanya untuk audio,yg penting pasangnya jangan salah kabel positip ke sekering acc, negatip ke bodi mobil, kabel engga perlu tebal-tebal, karena hanya menyimpan arus listrik ukuran farad. banyak untungnya kunci kontak mati sistem ikut mati,alat terlinding dari panasnya mesin.

  90. Ruli says:

    ukuran total pcbnya berapa bos? … pake kotaknya cross over speaker split bisa nda ?

  91. arie d says:

    Bisa ditambahkan sekering ngak ? yang menjadi tanda tanya saya adalah ukuran kabel postif dan negatif dari VS ke accu lumayan besar, tapi dg adanya sekering, maka kabel akan ter cut oleh sekering yang ukuran kabelnya relatif lebih kaecil

  92. Rudy says:

    Om Saft, bisa diinfokan rangkaian VS ini jika disambungkan langsung ke aki secara paten (tanpa ikut on/off kunci kontak via relay misalnya) tidak menimbulkan efek negatif? Karena jika mesin dalam keadaan tidak nyala bukankah rangkaian kapasitor ini terus2an menyedot aki? Mohon di-reply segera ya, thx.

    • irvan says:

      bener juga ya om, kira2 solusi nya gmn ya? apa rangkaian ini ga pengaruh walaupun mesin ga nyala atau bagaimana? mohon pencerahan nya om saft..

      • Henkie B. D. says:

        Selama kapasitornya tidak ada yang bocor, maka tidak akan ada arus mengalir ke rangkaian ini, kecuali untuk menghidupkan LEDnya. Namun karena arus untuk LED itu umumnya kecil, yaitu di bawah 40mA, maka tidak berarti.
        Kalau ragu, LEDnya tidak usah dipasang.

  93. Rudy says:

    kawatnya itu pake kawat apa ya bos??

    • Henkie B. D. says:

      Sepertinya menggunakan kawat dari kabel NGA yang biasa digunakan untuk instalasi listrik rumah kita.

  94. cahyo says:

    kenapa pake ukuran kapasitornya berbeda2?
    kl menggunakan yg kapasitas lebih besar lagi apakah ada effeknya?

    • saft says:

      capacitor disini fungsinya sebagai Noise Filter,.. makin kecil nilai capacitor, noise frequency tinggi akan diredam… dan sebaliknya. Jadi bukan capacitor sebagai penyimpan listrik.

  95. Fauzi says:

    Om saft. ane dari timor-er neeh. dah pernah baca juga baca postingan VS ini di milist. ane pernah bkn, cuman yang jadi penasaran ane adalah : om saft dapet box transparan itu dimana?? ane dah muter2 nyari box yang cocok gak dapet oi.

    bisa info dimana nyarinya gak om saft

    • saft says:

      cari di toko peralatan kue2…

      • Ruli says:

        ukuran total pcbnya berapa bos? … pake kotaknya cross over speaker split bisa nda ?

      • uzhie says:

        dah ngubek2 cilegon om saft. gak nemu tuh box kek gitu. boleh donk nitip2 tepatnya dimana belinya (toko, jalan apa) om saft utk percobaan di pict itu

  96. Ado says:

    Kang bisa tolong infonya hasil test thd Torsi & Power apakah ada peningkatan setelah dipasang V-Stab ini ?…nuhun

  97. Tedi says:

    upami diaflikasikan kangge kendaraan non injection tiasa???? nuhun

  98. Asep says:

    Kang Saft

    Ide bagus tuh kang, terus berkarya ya kang,…..

  99. Rudolf says:

    Emang bukan untuk aki. Aki mah jelas voltase stabil. wong seperti tertulis: untuk alternator. secanggih2nya alternator, tetep aja karena hasil dari tenaga putar, gak kan perna sempurna

  100. Kris says:

    Pak. sy mau konfirmasikan lebih jauh lagi untuk ukuran electrolytic capacitor nya.

    4 x 3.300uF / 16volt ==> or 25V ?
    4 x 4.700uF / 16volt ==> Gambar capacitor nya 25V ?
    5 x 1.000uF / 16volt ==> Gambar capacitor nya 25V ?
    8 x 4.7uF / 16volt ==> or 25V ?
    1 x 10nF ==> berapa voltage nya.

    tolong kabari ya … kami juga mau buat.

    Wassalam.

  101. Penjor says:

    Mau nanya om, apakah jumlah kapasitornya harus banyak begitu misal 5 x 1.000uF / 16volt, kalo diganti jadi 1 biji yang 500 0uF / 16volt bisa ngga?

  102. jempol says:

    Supaya gelombangnya lebih rata lagi bisa?
    Pakai dua alat yang di paralel mungkin?
    Atau jumlah Capasitor di perbanyak,…?

  103. Ruli says:

    trus, kalu udah berumur n menjadi rusak/tdk berfungsi lagi, apakah berbahaya? aki dlsb

  104. jibril says:

    alat ini fungsi kurang signifikan. aki sendiri adalah kapasitor super besar. alat ini cocoknya buat mobil jadul. mobil sekarang sistem alternatornya udah canggih. engga percaya ? coba aja ukur akinya ada beban/tanpa beban voltasenya stabil.

    • saft says:

      Coba dibaca lagi deh artikel ini.. memang bukan sebagai capacitor bank, tetapi sebagai noise filter. untuk meredam noise/ripple yang dihasilkan alternator dan sistem pengapian. Thanks

      • jibril says:

        ganti judul artikelnya “Bikin Peredam Noise” nama Voltage Stabilizer sangat erat dengan menstabilkan voltase suatu sistem. yang diberi arus listrik.

  105. Ruli says:

    Aplikasinya buat mobil itu apa om? kalu vios 2004 atau kijang karbu 1.8 AT tahun 98 ada fungsinya nda ?

  106. Adi says:

    Hasil test yang menggambarkan efektivitas Voltage Stabilizer terhadap kinerja mesin gimana? Bagaimana pula pengaruh terhadap pemakaian BBM?
    Kalo dilihat dr hasil pengukuran spectrum analyzer, intinya cuma memfilter ripple frek tinggi, dan ini cukup dipasang kapasitor orde nF, gak perlu Elko…

  107. heru says:

    Wah, ngetesnya Pakai Software Apa tuch Om?
    Boljug, MANTABZ :thumbs up:

  108. Kresna GC294 says:

    sangat berguna sekali om,,klo saya mau pasang di mobil great saya bisa kan?? klo mau cek softwarenya pake apa ya om?? kebetulan temen” saya banyak yg mau buat..om saft dari bandung juga ga??

  109. Pine says:

    Maaf om Saft…. jika diparalel terus tanpa pake saklar apakah tegangan aki gak terisap oleh kapasitornya om.
    Mohon pencerahannya..

  110. hardy says:

    dulu sekitar tahun 90 ‘an kerja di cctv national (panasonic) ada kapasitor elektrolit yg inductansinya rendah. tidak pernah bingkar sih, mungkin bedanya di cara gulung kertas nya.

    di body nya ada tulisan kira kira (udah lupa persisnya) hf atau sesuatu yg bersifat tahan terhadap high freq.

    mestinya di dunia audio ada juga yg jual kapasitor khusus itu. kalau waktu itu kami tukar pakai C biasa, maka hasilnya beda. mungkin waktu itu bisa di akali dnegan tambah C 100 Nf multi layer atau MKM.

    jangan lupa juga kalau power supply switching, yg menghasilkan freq tinggi, akan menghasilkan panas juga di C nya (CMIIW) maka mereka selalu pakai C dengan temperatur 105 derajat C sebagai pengganti 85 derajat C.

    malah pernah ketemu yg 125 derajat C tapi kecil uF nya cuma tegangan 400 V di dalam lampu neon philips.
    biasanya 105 derajat C.

    mudah mudahan berguna,
    hardy

  111. Edwin says:

    Om Saft, trims ulasannya.
    btw sy pernah pk XCS tp kok jd bikin aki cepet abis ya?
    umur aki <2th, pemakaian terakhir mudik 2010 mobil on hampir 12 jam pas antri bau asem (air aki kurang) pdhl sdh cek air aki normal awalnya.
    pertanyaan apa memang ada umur di volt stab? ngukur rusaknya gmn? XCS jadi nganggur di rmh. trims.

  112. herwin says:

    om saft… infonya mantap sekali…
    sekaian mau tanya nih…
    kalo di sistem audio kita kadang keluar suara jedag-jedug… tentunya suara ini tidak seharusnya ada didalam music yang kita putar…
    kira-kira ada masalah dimana ya?

    terima kasih

    herwin

    • zakir skynet says:

      coba CD nya ganti dengan yg original, kalau masih ada suara jedag jedug cek diode lasernya

  113. Doni says:

    Om, testnya di motor waktu langsam apa RPM tertentu..?

    kan pengapian vixion itu semakin tinggi RPM pengapiannya semakin kecil, bisa di akalin ngak sama ini om..?

    ane liat pemakian komponennya ada yg 25v, tapi datanya 16v, apa itu ngak masalah..?

    TQ om

    • saft says:

      Test nya di idle (langsam).. semakin tinggi semakin berkurang noise nya..

      di artikel disebut 16volt adalah voltage minimal.. pakai capacitor yang lebih tinggi ga masalah,.. makin tinggi volt makin mahal pastinya.

    • zakir skynet says:

      sebaiknya pakai capasitor biar 35 volt biar aman. pakai 16 volt sangat riskan tipis sekali selisih voltnya dengan output voltage alternator 13.8 s/d 14,8 volt. jika pakai kapasitor diatas 35v alat ini bisa dipakai pada kendaraan treuk 24 volt ( dua aki)

  114. pinz says:

    mantap info nya om saft..

    btw, boleh tau bedanya rangkaian noise filter sama caps bank yaa??

    kalo untuk merek2 yg beredar, sperti XC* Huri, itu masuk dalam category noise filter jg kah??

    thanks :)

  115. Rudy says:

    Thanks Om , dari kmrn cari ini , cuman gak tahu hitungan pasti kapasitornya .. oh ya om , fontnya emang blur yah ?? sorry mata tua soalnya .. hehehe

  116. yanto says:

    jika begitu untuk mobil sekarang yang sudah pakai ecu sudah tidak diperlukan lagi yah om Saft, bagaimana untuk mobil diesel anyar sekarang ini

  117. dede trooper says:

    Om Saft… keren banget.. nyoba aahhh…
    maacih ya om Saft….

  118. Andosan says:

    Om saft… salut buat sharingnya yang menakjubkan :)

    Keep up the good work

  119. Ochiet says:

    Om, itu box-nya pake bekas apa ?

  120. mantaaaaap gaaan… makasih buat sharingnya om saft :-)

  121. O'my says:

    wah menarik nih..om ini bisa pengaplikasiannya utk yang sudah menganut sistem kelistrikan DC or AC ….dan sama ga dengan pengaplikasian capasitor bank ..?? txs

  122. welly patulesy says:

    Thank buat sharing & uji coba nya Om…
    terus berkarya & sukses selalu Om…

  123. rahajah says:

    hebaattt.. salut om…
    jadi pengen bikin nih….
    kira-kira bisa bikin lampu utama motor meggy ane ga kedip klu klakson dinyalakan ga yaaa… karena klakson udah diganti pake denso two tone….

    matur nuwun

  124. Done says:

    mantab om saft
    ijin contek yah

  125. Abror says:

    Rangkaian kelihatannya lebih ke perata atau pemurnian tegangan dc dan noise filter ya om, biasanya sih kalo stabilizer selalu menggunakan komponen aktif bisa transister atau ic…. Btw, insyaAllah say coba ah… Inget jaman SMP dulu ikut keterailan elektro. Thnks Bro….

  126. Anak Scorpio says:

    Wah saya beli XCS huricane 275rbu di kaskus kemahalan ya pak? berarti yg saya beli casingnya aja kali yah, nah pertanyaan, dengan cara manual bagaimana cara mengecek bahwa alat ini berfungsi baik atau tidak bagus/rusak)..? Mohon infonya Pak.

    • saft says:

      harus pakai osiloskop kayak saya pakai om..

    • zakir skynet says:

      pakai manual bisa dilakukan/darurat pakai multi tester digital harga yg ekonomis Rp.40 ribu. atur set volt DC dua disimal hubungkan kabel multi tester merah ke positip aki yang hitam ke negatip. alat bekerja jika angka voltase terlihat stabil misalnya voltase 13,85 volt jika naik 13,90 turun 13,80 semoga membantu anak scorpio

  127. Tino says:

    keren om… tapi saya bukan anak electro jadi agak bingung untuk ngebuatnya… :D

    • saft says:

      Cari temen atau anak SMK Elektro aja.. ini rangkaian sangat sangat sederhana kok.. pasti mereka akan bilang… “Gampaaangggg”

      hehe

  128. Abe says:

    Luar biasa om Saft..
    Ini diconnectnya ke kutub POSITIF & NEGATIF ACCU ya om?

Leave a Reply





Switch to our mobile site

Tips Otomotif saft7.com