.

 

“Mau ke mana, kita?” Manfaat GPS di Kendaraan

manfaatgps-00

Jadi ingat film Dora the Explorer, selalu membawa peta dalam ranselnya agar dapat cepat mencapai tempat tujuan dan tidak tersesat. Kira-kira begitu juga jika kita memanfaatkan unit GPS untuk membantu kita mencari lokasi tujuan saat berkendara.
Saya mengira GPS hanya menampilkan peta saja, ternyata bisa lebih dari itu, dan sangat menarik dan membantu.

Saya mau cerita sekilas tentang GPS agar lebih lengkap.

GPS adalah unit penerima sinyal satelit GPS. Satelit GPS sendiri ada sekitar 24 unit (ada beberapa satelit cadangan) yang disebar mengelilingi bumi 2 kali sehari. Sinyal yang di kirim oleh satelit-satelit tadi diterima oleh unit GPS. Minimal diperlukan 3 sinyal satelit agar unit GPS bisa menterjemahkan dan menghitung, hasilnya adalah lokasi / posisi kita di muka bumi. Yaitu berupa data Longitude dan Latitude, jika ada 4 sinyal satelit, maka unit GPS dapat menghasilkan informasi altitude (ketinggian dari permukaan laut).

sumber foto: www.howstuffworks.com

Jika kita bergerak (berpindah dari satu tempat ke tempat lain), unit GPS juga menghitungnya.. sehingga dia akan menampilkan informasi Speed (kecepatan). Oh ya, selain itu fungsi kompas sebagai penentu arah juga ada di unit GPS.

sumber foto: www.howstuffworks.com

Nah lebih lengkap soal bagaimana GPS bekerja, dan sebagainya bisa dibaca-baca di www.navigasi.net dan di www.howstuffworks.com

GPS sendiri tidak memerlukan biaya registrasi ijin atau lainnya, ini merupakan layanan gratis dan mulia yang dapat kita manfaatkan untuk berbagai kepentingan. Jadi dengan membeli unit GPS, kita bisa langsung berhubungan dengan satelit GPS dan mendapatkan informasi lokasi kita.

Hmm.. karena penasaran.. saya coba beli GPS yang dikhususkan untuk dipakai di mobil. Bisa apa aja sih unit GPS ini?

KESIAPAN PETA

Kalau kita membeli GPS langsung dari luar negeri, peta yang terpasang umumnya adalah peta dunia atau kota lain di luar negeri… sementara peta indonesia, khususnya kota tempat kita tinggal tidak ada isinya. Duh duh duh…
Jika kita membeli melalui agen resmi GPS di Indonesia, biasanya sudah dimasukkan peta tempat di mana kita tinggal, misalnya peta Jakarta, Jawa, Bali, dsb.

Nah, gimana dong dengan nasib yang beli unit GPS tanpa memiliki peta?
Tenang,.. teman-teman baik kita yang tergabung dalam komunitas NavNet (www.navigasi.net) telah bekerja keras saling membantu untuk membangun peta kota-kota di Indonesia, yang semakin hari semakin lengkap. Bravo! untuk teman2 di Navigasi.net khususnya mas Buyung yang menggagas website tersebut. Melalui website tadi, kita bisa mendownload peta yang kita perlukan. Jangan lupa, jika kita juga sudah bisa belajar membuat peta, sangat diharapkan ikut menyumbangkan peta bikinannya untuk diupload ke website tersebut. Dan untuk ganjarannya, setelah kita ikut kontribusi, kita diperbolehkan mendownload peta sharemap yang lengkap dengan nama jalan… wah mantab deh pokoknya.

Mau ke mana, kita?

Jika peta sudah terpasang di dalam memory GPS, kita bisa meminta GPS untuk menunjukkan lokasi suatu tempat (sering disebut dengan istilah Point of Interest / POI). Dan bahkan kita bisa meminta GPS untuk menuntun – mengantarkan kita menuju POI tersebut. Feature tersebut sering disebut sebagai feature Routing. Peta yang baik adalah peta yang dapat menjalankan feature Routing dan menampilkan nama jalan yang dilalui.

Saya coba minta GPS mengantarkan saya ke kantor kemangnet.com

Tampilan layar GPS di bawah ini kebetulan dari GPS merek Garmin Street Pilot, jadi tentunya beda merek dan model akan berbeda tampilannya.. namun kurang lebih fungsinya persis sama…

saya pilih dari daftar POI saya, yang sebelumnya pernah saya simpan (save) sebagai favorit.

lanjut saya coba segera minta antar ke sana… GO!!

Foto di ambil saat melewati Pondok Indah, tepatnya di Jalan Bukit Hijau, tertulis pada layar GPS.

Saat di Jalan Hidup Baru, terlihat saya harus belok ke kiri dan memutar balik, karena ada pembatas jalan.

Wah.. benar-benar cerdas! Seperti punya mainan baru di mobil.

Sampai deh..

Bah!.. Jalan itu macet, jalan ditutup… gimana dong?!!

Suatu saat GPS menunjukkan jalan yang ternyata jalan tersebut sangat macet atau ditutup, sehingga kita berbelok atau memilih jalan lain (tidak menuruti yang dianjurkan GPS)… maka segera si GPS akan berpikir lagi dan segera menunjukkan jalan selanjutnya setelah kita ganti jalur tadi, menuju tujuan akhir tadi. Setiap kali kita tidak menuruti anjuran GPS, dia akan terus mencoba mencarikan jalan selanjutnya yang dapat dilalui, sekalipun itu jalan kecil. Kecerdasan si GPS untuk mencari alternatif jalan sangat mengesankan.

Pilih rute tercepat atau rute terdekat?

Untuk mencapai suatu tempat, GPS menawarkan dua pilihan, yaitu rute tercepat atau rute terdekat.
Jika kita pilih rute tercepat, maka GPS akan mengutamakan jalan-jalan besar termasuk TOL, dengan asumsi jalan di jalan besar bisa dilalui dengan speed lebih cepat ketimbang jalan kecil.

Sedangkan jika kita pilih rute terdekat, GPS akan memperhatikan semua jalan yang ada, hingga dihitung yang paling terdekat jaraknya sekalipun melalui jalan kecil.
Untuk di kota yang lengkap dengan macet seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dsb… kemungkinan kita sering pilih pendekatan Rute Terdekat, sehingga mengambil jalur alternatif (jalur tikus).

“Makan di mana, kita?”

“Belanja di mana yang terdekat?”

“ATM paling dekat di mana, ya?”

“SPBU ada dimana, ya?”

dan seterusnya… itu semua bisa dimasukkan dalam memory, sehingga GPS bisa menunjukkan lokasi tempat yang kita tuju mulai dari yang terdekat dari posisi kita saat itu. Tentunya data POI tersebut kita bisa terus tambah sendiri, setiap kali misalnya kita berkunjung ke suatu tempat, sehingga suatu saat kita bisa kembali ke situ dibantu GPS, atau kita copy untuk teman kita yang lain.

Yang paling terasa bermanfaat adalah saat akan bepergian meeting, di kantor klien yang rutenya belum pernah kita lalui atau saking rapatnya gedung perkotaan di Jakarta…

Jika peta kita lengkap, sangat membantu karena gedung-gedung sudah tertera di situ.
Contohnya pada foto di bawah, saat melewati JL. Rasuna Said (Kuningan) Jakarta, sebelah kiri kanan terlihat informasi gedung-gedung.

Ini Ruteku!!

pada unit GPS, umumnya ada feature TRACK LOG.
Selama perjalanan kita, GPS merekam gerakan bahkan data kecepatan dan posisi kita terus menerus.
Manfaatnya adalah, misalnya kita minta GPS merekam rute dari Pertokoan Pondok Indah Mall menuju Gedung Indosat, tanpa melewati jalur 3in1. Kemudian suatu saat saya bisa copy dan berbagi dengan teman saya jika ingin mengikuti rute alternatif tadi.

Untuk keperluan Offroad, atau daerah yang kita datangi belum ada di peta, Track Log ini sangat membantu kita untuk dapat pulang melalui jalur yang sama tadi, dengan cara di Reverse Track Log.

TIPS Pilih GPS untuk di Kendaraan

Setelah hampir sebulan memakainya sendiri, ada yang bisa saya share buat teman-teman yang juga tertarik memasang GPS pada kendaraannya.

GPS untuk di MOBIL:

1. Jika menggunakan kaca film berbahan dasar metal, sebaiknya lengkapi juga dengan Antena luar. Hal ini disebabkan sinyal GPS dari satelit tidak kuat menembus kaca film tadi. Harga antena bervariatif, paling murah sekitar 250ribuan.

2. Hindari meninggalkan GPS di mobil yang terjemur matahari panas… sayang gitu loh… suhu kabin mobil bisa mencapai 65 derajat Celcius!.

3. Tentukan dulu lokasi tujuan sebelum berkendara.. sebaiknya tidak sambil menyetir, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain disekitar kendaraan kita.

4. Untuk yang suka offroad atau ke daerah-daerah baru, pilih GPS yang ada feature Track Log.

GPS untuk di MOTOR:

1. Pilih GPS yang anti air, atau memang di desain untuk dipakai di motorcycle.

2. Lengkapi GPS dengan dudukannya, sehingga GPS dapat mudah di lepas pasang.

3. Lengkapi motor dengan kabel power untuk GPS agar tidak boros baterai.

Untuk keduanya, jika membeli GPS, perhatikan berapa besar memory yang dapat di isi dengan peta baru?
Sebagai informasi, umumnya peta yang disediakan gratis di navnet membutuhkan memory kosong sekitar minimal 8MB.
GPS keluaran baru, umumnya menyediakan slot memory card, sehingga memorynya bisa di expand lebih besar.

Foto di bawah memperlihatkan berbagai merek dan model GPS untuk digunakan di kendaraan, yang banyak ditemukan.

Alternatif lain dengan Bluetooth GPS

Sebelum saya membeli GPS untuk dipasang di mobil, saya menggunakan PDA (iPAQ) yang dibantu Bluetooth GPS. Hasilnya cukup memuaskan dan membantu seperti yang saya ceritakan di atas. Namun karena fungsinya tidak didesain khusus untuk keperluan navigasi di kendaraan, terkadang agak ribet untuk mengakses menu-menu ataupun terkadang si PDA mengalami Hang selama dalam perjalanan.

Dengan menggunakan Bluetooth GPS, kita bisa memanfaatkan berbagai media, entah itu dengan PDA-phone, Handphone, atau notebook.
Tentunya pengalaman utak-atik dengan berbagai media ini sangat menarik, karena berbagai trik-trik khusus kadang perlu agar dapat menampilkan peta yang sebenarnya khusus untuk GPS namun ditampilkan di media alternatif tadi. :)

Demikian sharing sederhana dari saya, semoga bisa memberikan gambaran tentang manfaat GPS pada kendaraan kita, seberapa besar GPS dapat membantu kita di jalan, dan sebagainya. Mohon maaf apabila ada kekurangan…

Sumber referensi:
Navigasi.net
How GPS Receivers Work

:.

Jadi ingat film Dora the Explorer, selalu membawa peta dalam ranselnya agar dapat cepat mencapai tempat tujuan dan tidak tersesat. Kira-kira begitu juga jika kita memanfaatkan unit GPS untuk membantu kita mencari lokasi tujuan saat berkendara.
Saya mengira GPS hanya menampilkan peta saja, ternyata bisa lebih dari itu, dan sangat menarik dan membantu.

Saya mau cerita sekilas tentang GPS agar lebih lengkap.

GPS adalah unit penerima sinyal satelit GPS. Satelit GPS sendiri ada sekitar 24 unit (ada beberapa satelit cadangan) yang disebar mengelilingi bumi 2 kali sehari. Sinyal yang di kirim oleh satelit-satelit tadi diterima oleh unit GPS. Minimal diperlukan 3 sinyal satelit agar unit GPS bisa menterjemahkan dan menghitung, hasilnya adalah lokasi / posisi kita di muka bumi. Yaitu berupa data Longitude dan Latitude, jika ada 4 sinyal satelit, maka unit GPS dapat menghasilkan informasi altitude (ketinggian dari permukaan laut).

sumber foto: www.howstuffworks.com

Jika kita bergerak (berpindah dari satu tempat ke tempat lain), unit GPS juga menghitungnya.. sehingga dia akan menampilkan informasi Speed (kecepatan). Oh ya, selain itu fungsi kompas sebagai penentu arah juga ada di unit GPS.

sumber foto: www.howstuffworks.com

Nah lebih lengkap soal bagaimana GPS bekerja, dan sebagainya bisa dibaca-baca di www.navigasi.net dan di www.howstuffworks.com

GPS sendiri tidak memerlukan biaya registrasi ijin atau lainnya, ini merupakan layanan gratis dan mulia yang dapat kita manfaatkan untuk berbagai kepentingan. Jadi dengan membeli unit GPS, kita bisa langsung berhubungan dengan satelit GPS dan mendapatkan informasi lokasi kita.

Hmm.. karena penasaran.. saya coba beli GPS yang dikhususkan untuk dipakai di mobil. Bisa apa aja sih unit GPS ini?

KESIAPAN PETA

Kalau kita membeli GPS langsung dari luar negeri, peta yang terpasang umumnya adalah peta dunia atau kota lain di luar negeri… sementara peta indonesia, khususnya kota tempat kita tinggal tidak ada isinya. Duh duh duh…
Jika kita membeli melalui agen resmi GPS di Indonesia, biasanya sudah dimasukkan peta tempat di mana kita tinggal, misalnya peta Jakarta, Jawa, Bali, dsb.

Nah, gimana dong dengan nasib yang beli unit GPS tanpa memiliki peta?
Tenang,.. teman-teman baik kita yang tergabung dalam komunitas NavNet (www.navigasi.net) telah bekerja keras saling membantu untuk membangun peta kota-kota di Indonesia, yang semakin hari semakin lengkap. Bravo! untuk teman2 di Navigasi.net khususnya mas Buyung yang menggagas website tersebut. Melalui website tadi, kita bisa mendownload peta yang kita perlukan. Jangan lupa, jika kita juga sudah bisa belajar membuat peta, sangat diharapkan ikut menyumbangkan peta bikinannya untuk diupload ke website tersebut. Dan untuk ganjarannya, setelah kita ikut kontribusi, kita diperbolehkan mendownload peta sharemap yang lengkap dengan nama jalan… wah mantab deh pokoknya.

Mau ke mana, kita?

Jika peta sudah terpasang di dalam memory GPS, kita bisa meminta GPS untuk menunjukkan lokasi suatu tempat (sering disebut dengan istilah Point of Interest / POI). Dan bahkan kita bisa meminta GPS untuk menuntun – mengantarkan kita menuju POI tersebut. Feature tersebut sering disebut sebagai feature Routing. Peta yang baik adalah peta yang dapat menjalankan feature Routing dan menampilkan nama jalan yang dilalui.

Saya coba minta GPS mengantarkan saya ke kantor kemangnet.com

Tampilan layar GPS di bawah ini kebetulan dari GPS merek Garmin Street Pilot, jadi tentunya beda merek dan model akan berbeda tampilannya.. namun kurang lebih fungsinya persis sama…

saya pilih dari daftar POI saya, yang sebelumnya pernah saya simpan (save) sebagai favorit.

lanjut saya coba segera minta antar ke sana… GO!!

Foto di ambil saat melewati Pondok Indah, tepatnya di Jalan Bukit Hijau, tertulis pada layar GPS.

Saat di Jalan Hidup Baru, terlihat saya harus belok ke kiri dan memutar balik, karena ada pembatas jalan.

Wah.. benar-benar cerdas! Seperti punya mainan baru di mobil.

Sampai deh..

Bah!.. Jalan itu macet, jalan ditutup… gimana dong?!!

Suatu saat GPS menunjukkan jalan yang ternyata jalan tersebut sangat macet atau ditutup, sehingga kita berbelok atau memilih jalan lain (tidak menuruti yang dianjurkan GPS)… maka segera si GPS akan berpikir lagi dan segera menunjukkan jalan selanjutnya setelah kita ganti jalur tadi, menuju tujuan akhir tadi. Setiap kali kita tidak menuruti anjuran GPS, dia akan terus mencoba mencarikan jalan selanjutnya yang dapat dilalui, sekalipun itu jalan kecil. Kecerdasan si GPS untuk mencari alternatif jalan sangat mengesankan.

Pilih rute tercepat atau rute terdekat?

Untuk mencapai suatu tempat, GPS menawarkan dua pilihan, yaitu rute tercepat atau rute terdekat.
Jika kita pilih rute tercepat, maka GPS akan mengutamakan jalan-jalan besar termasuk TOL, dengan asumsi jalan di jalan besar bisa dilalui dengan speed lebih cepat ketimbang jalan kecil.

Sedangkan jika kita pilih rute terdekat, GPS akan memperhatikan semua jalan yang ada, hingga dihitung yang paling terdekat jaraknya sekalipun melalui jalan kecil.
Untuk di kota yang lengkap dengan macet seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dsb… kemungkinan kita sering pilih pendekatan Rute Terdekat, sehingga mengambil jalur alternatif (jalur tikus).

“Makan di mana, kita?”

“Belanja di mana yang terdekat?”

“ATM paling dekat di mana, ya?”

“SPBU ada dimana, ya?”

dan seterusnya… itu semua bisa dimasukkan dalam memory, sehingga GPS bisa menunjukkan lokasi tempat yang kita tuju mulai dari yang terdekat dari posisi kita saat itu. Tentunya data POI tersebut kita bisa terus tambah sendiri, setiap kali misalnya kita berkunjung ke suatu tempat, sehingga suatu saat kita bisa kembali ke situ dibantu GPS, atau kita copy untuk teman kita yang lain.

Yang paling terasa bermanfaat adalah saat akan bepergian meeting, di kantor klien yang rutenya belum pernah kita lalui atau saking rapatnya gedung perkotaan di Jakarta…

Jika peta kita lengkap, sangat membantu karena gedung-gedung sudah tertera di situ.
Contohnya pada foto di bawah, saat melewati JL. Rasuna Said (Kuningan) Jakarta, sebelah kiri kanan terlihat informasi gedung-gedung.

Ini Ruteku!!

pada unit GPS, umumnya ada feature TRACK LOG.
Selama perjalanan kita, GPS merekam gerakan bahkan data kecepatan dan posisi kita terus menerus.
Manfaatnya adalah, misalnya kita minta GPS merekam rute dari Pertokoan Pondok Indah Mall menuju Gedung Indosat, tanpa melewati jalur 3in1. Kemudian suatu saat saya bisa copy dan berbagi dengan teman saya jika ingin mengikuti rute alternatif tadi.

Untuk keperluan Offroad, atau daerah yang kita datangi belum ada di peta, Track Log ini sangat membantu kita untuk dapat pulang melalui jalur yang sama tadi, dengan cara di Reverse Track Log.

TIPS Pilih GPS untuk di Kendaraan

Setelah hampir sebulan memakainya sendiri, ada yang bisa saya share buat teman-teman yang juga tertarik memasang GPS pada kendaraannya.

GPS untuk di MOBIL:

1. Jika menggunakan kaca film berbahan dasar metal, sebaiknya lengkapi juga dengan Antena luar. Hal ini disebabkan sinyal GPS dari satelit tidak kuat menembus kaca film tadi. Harga antena bervariatif, paling murah sekitar 250ribuan.

2. Hindari meninggalkan GPS di mobil yang terjemur matahari panas… sayang gitu loh… suhu kabin mobil bisa mencapai 65 derajat Celcius!.

3. Tentukan dulu lokasi tujuan sebelum berkendara.. sebaiknya tidak sambil menyetir, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain disekitar kendaraan kita.

4. Untuk yang suka offroad atau ke daerah-daerah baru, pilih GPS yang ada feature Track Log.

GPS untuk di MOTOR:

1. Pilih GPS yang anti air, atau memang di desain untuk dipakai di motorcycle.

2. Lengkapi GPS dengan dudukannya, sehingga GPS dapat mudah di lepas pasang.

3. Lengkapi motor dengan kabel power untuk GPS agar tidak boros baterai.

Untuk keduanya, jika membeli GPS, perhatikan berapa besar memory yang dapat di isi dengan peta baru?
Sebagai informasi, umumnya peta yang disediakan gratis di navnet membutuhkan memory kosong sekitar minimal 8MB.
GPS keluaran baru, umumnya menyediakan slot memory card, sehingga memorynya bisa di expand lebih besar.

Foto di bawah memperlihatkan berbagai merek dan model GPS untuk digunakan di kendaraan, yang banyak ditemukan.

Alternatif lain dengan Bluetooth GPS

Sebelum saya membeli GPS untuk dipasang di mobil, saya menggunakan PDA (iPAQ) yang dibantu Bluetooth GPS. Hasilnya cukup memuaskan dan membantu seperti yang saya ceritakan di atas. Namun karena fungsinya tidak didesain khusus untuk keperluan navigasi di kendaraan, terkadang agak ribet untuk mengakses menu-menu ataupun terkadang si PDA mengalami Hang selama dalam perjalanan.

Dengan menggunakan Bluetooth GPS, kita bisa memanfaatkan berbagai media, entah itu dengan PDA-phone, Handphone, atau notebook.
Tentunya pengalaman utak-atik dengan berbagai media ini sangat menarik, karena berbagai trik-trik khusus kadang perlu agar dapat menampilkan peta yang sebenarnya khusus untuk GPS namun ditampilkan di media alternatif tadi. :)

Demikian sharing sederhana dari saya, semoga bisa memberikan gambaran tentang manfaat GPS pada kendaraan kita, seberapa besar GPS dapat membantu kita di jalan, dan sebagainya. Mohon maaf apabila ada kekurangan…

Sumber referensi:
Navigasi.net
How GPS Receivers Work

:.

74 Responses to “Mau ke mana, kita?” Manfaat GPS di Kendaraan

  1. Geosurveying says:

    bisa coba jajal download di navigasi.net mas, Map nya lumayan lengkap dech..

  2. yudhis says:

    great, thx man….

  3. andri says:

    Om saft, SE M600i (symbian 9.0 UIQ3) bisa dipake buat GPS bluetooth nggak ya? Harus nambah beli apa aja supaya bisa GPS?

    jawab ;

    bisa pake garmin xt aja yg khusus buat uiq3 kaya m600 or m600i
    klik
    http://www.google.co.id/search?hl=id&client=firefox-a&rls=org.mozilla%3Aen-US%3Aofficial&hs=mAr&q=garmin+xt+m600i+crack&btnG=Telusuri&meta=&aq=f&oq=

  4. acong says:

    om, kalo saya yg didaerah (medan) cem mana ya? apa gps nya juga udah lengkap? maksud gua apa udah update?

  5. hot movie says:

    tgh cari gps ni…

  6. siska says:

    bisa dibeli dimana GPS anti air?Kl GPS bluetooth itu jarak jangkauannya brp jauh?
    Karena sy mau gunakan untuk memantau karywan.
    Thank you

  7. widjaja kusuma says:

    Bang Saft, kalo mau ngubah peta di GPS gimana yach, soalnya udah banyak juga nich yang berubah, misalnya letak puteran berubah, jalan yang 2 arah jadi 1 arah, dst. sekarang saya pake garmin nuvi 710.
    mohon pencerahannya,

    salam

  8. dharma says:

    om saft,
    nuvi 205 wi nya harga nett sekarang berapa?
    japri ke imel saya ya. trus dapet apa aja nih ;)

    tks/rgds

  9. Ijay says:

    Terima kasih atas artikelnya

    Apakah Om Saft pernah menggunakan gps dari blackberry 8800 series?
    Apakah user frendly?
    Kebetulan saya pengguna blackberry, apabila ada 2 fungsi dalam satu unit kan lebih simpel dari pada punya bb dan juga gps

    Makasih Om
    Ijay/Komunitas Peugeot 505 Indonesia

  10. mufti says:

    Om mau tanya dong cara setting untuk GPSnya PDA O2 atom gimana ya…yang om bilang pakai bluetooth
    juga gimana caranya di hpnya udah ada PDA tapi kok gak bisa ya om,mungkin ada soft ware lagi yang mesti diinstal kah, Thanks sebelumnya ya om

  11. Taufik Adek says:

    Bro Saft / All,
    Dimana ya bisa beli mount handle buat motor? Saya pake garmin etrex vista dan da searching tapi belum ketemu.
    Mohon infonya ya..

  12. indra bakti says:

    saya baru beli gps navigasi speedNAV SN-869PN didalamnya sudah terdapat peta sumatera tapi kurang lengkap (Mapking)
    rencananya akan saya gunakan untuk mudik dari lampung ke medan.
    kira – kira ada yang bisa bantu peta mana yang lebih lengkap yang bisa digunakan di GPS SpeedNav tsb
    taks atas bantuannya

  13. indra bakti says:

    saya baru beli GPS Navigas SpeedNAV SN-869PN
    yang didalamnya sudah terdapat peta Sumatera termasuk Lampung rencananya akan saya gunakan untuk mudik ke medan kira-kira ada yang bisa bantu nggak yah untuk peta jalur lintas sumatera dari lampung sampai ke Medan

  14. TheOwner says:

    Richard Says:
    Mas, gps macam nuvi 200w gitu bisa tau ketinggian tempat kita gak?

    Jawab:
    Bisa mas.. itu dah standard data GPS pada umumnya kok.

  15. Richard says:

    Mas, gps macam nuvi 200w gitu bisa tau ketinggian tempat kita gak?

  16. Henk says:

    Keren kang Saft…

    Hmm, mungkin suatu saat nanti gps dihubungkan dengan ecu…, kan sudah ada throttle by wire…, trus nanti ada kemudi by wire…, sensor2x jarak…, auto brake…, kita tinggal set rute aja :)

  17. Funfun says:

    googling ttg gps, dapet deh link yang sangat membantu ini…

    Om saft, mau tanya nih, (pertanyaan g beda jauh sama om dado di atas, berhubung blum ada jawaban nya, ya nanya lagi deh) saya mau pake gps buat keperluan adventure pake motor, otomatis yang cukup kuat, tahan air dll kan..
    ada saran ga, gps yang cocok dipakai dengan kondisi tersebut? kalo bisa yang udah sama dudukannya , menclok di stang gitu kali ya :)
    terus saya juga liat2 produk garmin, saya liat yang jenis zumo dan edge, dari bentuk saya suka, tapi dari kemampuan bisa di review ga, kalo bisa loh om :)

    makasih banyak

  18. Bejo says:

    >>Om Saft, kalo kita pake Blackberry 8310 yg ada GPS nya itu, kita msh harus pake gps bluetooth
    >> kah? atau bisa langsung dari BB nya saja?

    Untuk OM Teddy..setahu saya BB Map 8310 juga bisa bantu pandu kita untuk tracking rute ‘dari’ dan ‘ke’, semua pergerakan kita akan nampak pada layar BB, cuma memang akan bisa digunakan jika terkoneksi ke webnya blackberry..jadi yg hrs berlangganan BIS (CMIIW).

    Cuma kalo buat info ATM, POM Bensin sptnya blm bisa yah pakai BB Map, terkecuali pakai three partied aplication yg kerjasama dg operator yg kita pakai, dan itu akan ada biaya bulana tambahan tentunya. untuk sementara yg free kalo tdk salah di BB AT & T bisa pakai TeleNav..cuma blm bisa free di di indon..cuma canada & USA sepertinya .

  19. balky says:

    mau order yg nuvi 200 atau 200w caranya gimana ya oom?

    thanks.

  20. Teddy says:

    Om Saft, kalo kita pake Blackberry 8310 yg ada GPS nya itu, kita msh harus pake gps bluetooth kah? atau bisa langsung dari BB nya saja?

  21. adult says:

    great work man thx

  22. john says:

    interesting site man

  23. ben says:

    see this thanks

  24. ps says:

    Om saft, SE M600i (symbian 9.0 UIQ3) bisa dipake buat GPS bluetooth nggak ya? Harus nambah beli apa aja supaya bisa GPS?

  25. Dado says:

    Salam Kenal! Makasih buat ulasannya. Kenetulan sy lagi terterik mo beli GPS buat di motor. Sesuai ulasan diatas : Anti air, Memory expandable, ada track log. Berdasarkan itu semua, mohon siberikan referensi merk dan tipe gps yang tepat, saya jg suka touring. kalau bisa tolong bales ke alamat e-mail saya : dado_nugraha@yahoo.com
    Atas bantuannya saya ucapkan banyak terima kasih.

  26. dadang says:

    om saya tertarik sekali ingin punya .ada yg jual murah ga.atau yg baru harga murah dan lengkap.trus dari segi kegunaan bagusan mana pake yg bluetooth apa yg standalone.makasih yah om.kalau tdk keberatan kirimin jawaban ke email saya yah.atur nuhun pisan.

  27. John says:

    P55xC4 3v3445vtt075nvn0g8d0nb

  28. Sinx says:

    Iya nih sayang sekali punyaku altina, mo nyoba GarminXT gak mau konek. XTnya sih gratis, tapi musti pake Garmin10x… pinter juga nih triknya Garmin…
    Kapan ya ada proxynya…. kalo ada tolong saya dikabari ya, temen2 semua….

  29. BiJe says:

    Mangstab Om Saft, Bravo-3x…… ntar Tour ke Bali di bawa yeh…………

  30. BiJe says:

    loh kok cuman M doang yg nongol di testi ?

  31. butek says:

    om.. GPS receiver ini engga bisa nampilin kalo ada jalan macet yah ?

  32. saya mau tanya ada gak GPS yang bisa di pasang di mobil dan kita bisa mengetahui letak mobil tersebut berada dari rumah (PC atau HP)?
    kalo ada harganya sekitar berapaan?
    mohon penjelasanya, terima kasih.

  33. darmawan says:

    gimana dah pernah di coba pake NAV DATA BASEkeluaran JEPPESEN belon.biasanya bwt pesawat.tapi masih ada koq pesawat tua yg pke gps dg thrimble

  34. priya novian says:

    kang saft, ane suka banget atas penjelasan ttg GPRS.
    kira-kira merk apa yang std dan cukup kompetitif harganya…
    tissuenya berapa kang..?? install nya gampang gak..??
    thx.

  35. Epik says:

    @rizky setiadi:
    buat motor pake 60CSx aja bro, pake mount handle-barnya sekalian hihihihi

  36. double jempol untuk Om Saftari

  37. Halo Om Saft,
    Saya dapet website ini malah di forum honda tiger, katanya Om Stephen abis dari Sumatra waktu touring. Websitenya bagus, informatif dan merupakan “racun” yang paling mujarab buat para biker…:D

  38. oyi says:

    very good tutorial. salut!

  39. rizky setiadi says:

    om saft..klo menurut om sebaiknya pakai gps merk apa dan tie berapa , buat keperluan sehari-hari atau touring untuk di aplikasikan pada sepeda motor..saya benar2 tertarik dengan alat yang canggih ini tapi saya masih buta karena tidak tau lebih dalam tentang alat ini, saya sangat mengharapkan saran dan masukan dari om saft..karena sehari-hari saya menggunakan sepeda motor dan akan lebih efisien lagi bila saya memekai gps ini..terima kasih..
    p.s : maju terus om saft dengan percobaan2 nya yang berguna untuk orang banyak ini.. go go go ! ! !

  40. Indra TC says:

    om mau nanya nih, saya ditawarin Garmin Streetpilot III sama temen, mintanya AUS$420 / Rp. 3juta lebih dikit (kebetulan saya sedang di Australia), segitu kira” kemahalan gak ya? mengingat ini barang second tapi masih mulus. Untuk peta Jakarta kira” bisa langsung dimasukin, maklum saya masih awam masalah GPS. Pasaran GPS bekas di Jakarta kira” berapa ya?

    terima kasih.

  41. Brai says:

    Top dah artikelnya…
    Sangat membantu untuk penggemar GPS baru seperti saya…
    Jadi pengen upgrade bluetoth GPS ke Garmin Street Pilot nich…
    Pengen nanya om… Peta yang ada untuk Garmin Mobile XT apa bisa digunakan di Garmin Street Pilot?
    Thx b4….

  42. rizky setiadi says:

    pak..buat miilh gps yang paling baik berdasarkan merk ap ya..yang paling lengkap itu apa ya pak

  43. caplang says:

    kalo misal gw mo turing ke suatu daerah
    ada yg mo minjemin GPS-nya ga?
    kan lumayan bisa nyumbang track :D

    abis taun kmaren ke sabang, aceh
    ga bawa GPS… sayang bgt…

    om saft mungkin?
    hehehe

  44. Erwin Sumargo says:

    bagi yg punya gamin 10x gps bluetooth 2nd, dan mau dilego (atao ndak terpakai)
    tolong bisa ditawarkan ke saya… yg kondisinya masih oke looo ya
    terima kasih!!!

    kang saft, hp symbian, (punyaku sony ericsson p910i) bisa tampilannya kayak garmin2 yg utk otomotif looo…
    pake software mobile xt dari garmin, sayangnya harus konek sm gps blutut produksi garmin juga,
    shg pnyaku (altina) belum bisa dikenali… kayaknya bakal perlu soft semacam gpsproxy utk garmin que gitu…

  45. alid says:

    assalmualiakum.. ini saya mau nanya..
    1. itu kan harganya beda2.. apa setiap haraga mempunyai kelebihan apa cm beda gara2 model n bentuknya aja..
    2. apa setiap bulan or taun petanya harus diupdate. yang saya tau kl di BDG itu setiap bulan or minggu dia diupdate (katanya).
    3. apakah cuaca beerpengaruh besar.. ex: ada banjir, ujan besar dll..
    tukang kayu naik bis.. thak u abis.. hehehe
    assalamualikum..

  46. elp says:

    Kang Saft,
    Saking menariknya info.nya (di situs sama milis BMWCCI), saya pesan C330 juga dari temen … masalahnya: Peta … saya coba ke navigasi.net, tapi tidak ada detil mengenai keanggotaan (biaya, siapa yang bisa dihubungi) … mungkin Kang Saft bisa kasih info??
    Thanks berat Kang,
    ELP

  47. Ali Bachtiar says:

    ehmm.. lam knal smuanya..
    mo nanya .. bsa d sebutkan ga mrk GPS yg khusus buat sepeda motor.. )lom bsa bli mobil sih..)

  48. wawan says:

    om saft, or else,
    kalo beli gps spt yg type om saft, peta yg dikasih waktu beli
    kota2 mana saja ? apakah seluruh indonesia dan sudah bisa routing semua?

    asal peta tsb dr mana ? apakah mapking atau dari garmin, atau dari
    pihak ketiga ?

  49. GPS sangat membantu kalo kita lagi terjebak macet di suatu tempat, bisa tinggal ngintip ada jalan alternatif ngga yang terdekat dgn kita. Parah2nya palingan kehalang portal atau ternyata satu arah :D
    Atau kalo lagi keluar kota, udah kaya orang yang pernah tinggal di kota tersebut. :P
    Saya dulu sempat punya Etrex & Nuvi, tapi akhirnya, pilihan tetap saya jatuh kepada Garmin CSx 60.
    Nuvi enak gede layarnya dan touch screen, ada voice directionnya pula. Cuma muahal nya rek.
    Etrex sinyalnya agak pas2an, krn ngga pake antena external. CSX60 hampir dimiliki semua, kecuali ngga bisa ngambang di air kaya CSX 76 :P Tapi lumayan lah, jarang main di air soalnya :D

  50. Saftari says:

    # Jappie Says:
    Iya nih … saya juga tertarik membeli GPS … tapi kayanya kalo bisa beli yang bluetooth GPS asik juga yah … selain harganya lebih murah (mending duitnya buat beli hp yang rada bagus) … :)
    Anyway … tadi bung saft nulis bahwa bluetooth GPS sering nge-hang … nah kira – kira sekarang udah ada cara untuk ngakalinnya nga yah … atau kalo kita beli bluetooth GPS yang paling mahal (asumsi 1.4 juta) maka itu udah jarang ngehang …

    JAWAB:
    Om Jappie, yang ngehang itu bukan Bluetooth GPS nya… tapi si PDA nya.. .mungkin karena punyaku masih pakai PocketPC tua kali ya.. (Ipaq 2210), Coba pakai PDA yang main Memory nya besar, jadi program GPS nya di store di Main memory bukan di MemoryCard, tujuannya supaya lebih cepat segala proses yang berjalan selama berGPS ria.
    ENJOY!!

  51. Saftari says:

    # jati Says:
    HADHOOH.. mas saftari makin oke aja nih informasinya…diulas yang lebih detail soal koneksi blu tut gps mao donk hehe…
    jadi ngiler..kalau beli di mana sih blu tut gps nya, O2 gw dah ada mapkingnya nih tp gak ada gpsnya.
    ada iformasi ? thks

    JAWAB:
    Coba intip2 link supporters di atas deh.. bisa order ke sana tuh… dan minta bantu supportnya sekalian .. heheh.

  52. Jappie says:

    Iya nih … saya juga tertarik membeli GPS … tapi kayanya kalo bisa beli yang bluetooth GPS asik juga yah … selain harganya lebih murah (mending duitnya buat beli hp yang rada bagus) … :)

    Anyway … tadi bung saft nulis bahwa bluetooth GPS sering nge-hang … nah kira – kira sekarang udah ada cara untuk ngakalinnya nga yah … atau kalo kita beli bluetooth GPS yang paling mahal (asumsi 1.4 juta) maka itu udah jarang ngehang …

    Thanks …

  53. jati says:

    HADHOOH.. mas saftari makin oke aja nih informasinya…diulas yang lebih detail soal koneksi blu tut gps mao donk hehe…
    jadi ngiler..kalau beli di mana sih blu tut gps nya, O2 gw dah ada mapkingnya nih tp gak ada gpsnya.
    ada iformasi ? thks

  54. Silhouette says:

    Artikel menarik plus foto-foto yang informatif, semoga GPS semakin “membumi” di Indonesia :D

  55. TheOwner says:

    # Roy prasetyo Says:
    harga bluutuh GPS nya berapa bos harganya kalo ada review linknya tolong donk sekalian infonya

    Jawab:
    Kan udah ditulis di atas tuh oom pada gambar.. berkisar 900-1.4jutaan…

  56. Gunaris says:

    @Roy prasetyo
    gunain GPS dengan PDA Phone ini kena cas pulsa gak or gratis

    Tidak kena pulsa, karena kita terima data-data dari satelit lewat GPS receiver-nya dan bukan lewat SMS/GPRS.

    Gunaris
    http://www.otomasi.com

  57. Roy prasetyo says:

    sorry kelupaan

    gunain GPS dengan PDA Phone ini kena cas pulsa gak or gratis

  58. Roy prasetyo says:

    harga bluutuh GPS nya berapa bos harganya kalo ada review linknya tolong donk sekalian infonya

    thanks

  59. Gunaris says:

    @trilukito
    Bantu menjawab ya :
    1. Sebenarnya coverage Indonesia, tetapi kebanyakan kota-kota besar yang detail karena permintaan kota-kota kecil atau pedesaan terlalu sedikit. Untuk Jawa sudah hampir semua.
    2. Bisa, ada jalan-jalan tertentu yang tidak bisa dilalui, hanya dilalui kendaraan besar/roda 4 (seperti toll), ada yang khusus untuk gawat darurat, dll. Parameternya ada banyak, misal kecepatan maksimum, jenis kendaraan, dua arah atau satu arah, boleh atau tidak nya belok kiri/kanan, U-turn bisa atau tidak, dll. yang banyak dipakai sekitar 5-11 parameter.
    Hanya saja yang membuat kita sedih adalah mudahnya orang-orang Indo membuka dan menutup jalan dalam hitungan hari, sehingga map developer sering kelabakan dan harus update bahkan tiap hari. Bisa jadi kemaren jalan A bisa belok kanan, besoknya tidak boleh… kadang-kadang kita salahkan petanya yang dibuat kemaren khan? Repot ya? Hehehe
    Autorouting ini juga tergantung fitur GPS dan fitur Peta, keduanya harus ada. Salah satu tidak ada, maka tidak bisa berfungsi. Sebagai contoh, kita gunakan GPS Garmin eTrex Legend dan kita isi Peta Routable, yang terjadi adalah peta tidak bisa routable karena Legend tidak ada fitur auto routing. Begitu juga kita pakai StreetPilot i3 atau c530 seperti punya Kang Saft, lalu diisi peta non-routable, sama juga tidak bisa. Kang Saft sudah berpengalaman berapa kali tuh bongkar pasang peta dari segala penjuru bumi hahahaha…
    3. Bisa

    Maaf saya yang menjawab karena Kang Saft meminta.

    Gunaris
    http://www.otomasi.com

  60. trilukito says:

    Kang Saft,
    1. Kota mana saja yang sudah ada petanya
    2. Apakah feuture routing bisa mengetahui bahwa jalan tersebut dilarang atau mungkin tidak boleh belok kanan misalnya untuk jalur terdekat
    3. Untuk routing jalur antar kota apakah juga bisa
    Terimakasih kang

  61. Saftari says:

    # Roy prasetyo Says:
    bro ane mau tanya
    apakaj pda phone 02 xda II mini mempunyai fasilitas GPS , kalo ingin menggunakan GPS nya apakah menggunakan pulsa yang berada pada sim cardnya

    Jawab:
    aku coba jawab yak.. O2 xda II mini ga punya fasilitas GPS, tapi bisa menjadi GPS buat di kendaraan, yaitu dengan digandeng Bluetooth GPS, terus di install program2 peta seperti MapKing, Garmin iQue, Ozy Explorer, dan sebagainya. Mantab banget tuh.. temanku pakai itu.

  62. Roy prasetyo says:

    bro ane mau tanya
    apakaj pda phone 02 xda II mini mempunyai fasilitas GPS , kalo ingin menggunakan GPS nya apakah menggunakan pulsa yang berada pada sim cardnya

  63. saftari says:

    Edwin Says:
    Kang Saft,
    thanks alot untuk share knowledge selama ini.
    diluar kebiasaan akang, dalam bedah ulasan biasanya sering dilampirkan cost-nya.
    kira2 kita yg awam ingin tahu harus punya budget berapa untuk beli GPS yg sangat berguna itu.
    dan mungkin ada peralatan lain serta biaya langganan or else? thx.

    Jawab:
    Wah thanks masukannya… aku akan tambahkan ya…

  64. Edwin says:

    Kang Saft,
    thanks alot untuk share knowledge selama ini.
    diluar kebiasaan akang, dalam bedah ulasan biasanya sering dilampirkan cost-nya.
    kira2 kita yg awam ingin tahu harus punya budget berapa untuk beli GPS yg sangat berguna itu.
    dan mungkin ada peralatan lain serta biaya langganan or else? thx.

  65. Gunaris says:

    Luar biasa kang Saft…
    Salute atas penjelasannya yang gamblang dan mudah dimengerti.

    @zainal
    Beberapa GPS menerapkan standard IPX-7 dan IPX-54.
    IPX-7 selain dia waterproof pada kedalaman 1 meter selama 30 menit, dia juga ada kecenderungan didesain dengan bahan yang kokoh dan mantab.
    Untuk IPX-54 adalah standard militer, ini tidak diragukan lagi masalah waterproof bisa diklaim bisa direndam selamanya dan pasti shock resistant. Saya belum pernah coba meskipun pernah pakai GPS80 MIL untuk survey. Sayang GPS-nya hahaha…

    Untuk GPS di mobil rata-rata tidak ada standar tersebut.
    Tetapi pengalaman menggunakan GPS selama ini tidak ada masalah dengan shock resistant, selain memang memory yang digunakan berbasis flash IC (bisa EEPROM, EPROM, Serial EEPROM, dll) juga beberapa spare part-nya ada semacam penyangga elastis.
    Hal ini berbeda jika memory (storage data) berada pada harddisk semacam notebook/tablet PC/UMPC.

  66. TheOwner says:

    # Indra Nugraha Says:
    Salam kenal…. itu uji coba pakai GPS apa, merk dan tipenya… ???

    Jawab:
    Hallo mas Indra, met kenal juga,.. saya kebetulan saat ini pakai Garmin StreetPilot C530 + Antena luar

  67. TheOwner says:

    UPDATE UPTATE…

    ada beberapa tambahan foto dan update di atas.. monggo di simak lagi kalau sebelumnya sudah membaca…

    Thanks!

  68. Joel says:

    Weleh…boss…
    Saluutt…..pasti banyak waktu yg dihabiskan utk membuat artikel ini….

    Btw,pak Zainal…
    GPS umumya memang dibuat utk adventure…explorasi suatu tempat…
    Rata2 GPS dari pabrikan GArmin,Magellan dll memakai bahan yg sangat kuat berkualitas…walaupun cuma body plastik luarnya…

  69. zainal says:

    nhaa… ini dia…. thx atas artikelnya.

    boleh juga ni kalo ada satu di mobil.
    tapi, apa alat GPS sendiri shock resistance kang saft?
    takutnya kalo umurnya pendek karena getaran mobil…

  70. Indra Nugraha says:

    Salam kenal…. itu uji coba pakai GPS apa, merk dan tipenya… ???

  71. Erwin Sumargo says:

    Akhirnya…. setelah ditunggu2!!!!
    Artikel mantap, kang Saft ! Bravo!

Leave a Reply





Switch to our mobile site

Tips Otomotif saft7.com