Menu

Water Injection VS Emisi Gas Buang

20/05/2005 - Ide-Ide, Lain-Lain, Mac Gyver, Mobil, Motor, Water Injection
Water Injection VS Emisi Gas Buang

Di banyak referensi tentang Water Injection (Wa-i), disebutkan bahwa Wa-i dapat memperbaiki emisi gas buang.
Untuk membuktikan pernyataan tersebut, saya coba untuk melakukan test uji emisi setelah lebih dari 2 minggu memakai Wa-i, dengan kondisi busi standard baru, kabel busi dan coil standard

Hasil test sebagai berikut.

Test Emisi TANPA Water Injection:

Pages: 1 2

20 thoughts on “Water Injection VS Emisi Gas Buang

Asad

Kalo cari per BMW E34 yg yang pendek 5cm dimana ya?

Reply
Asad

Sorry banget, saya baru pertama ini…eh koq masuk di water injec. maaf maaf

Reply
kunta

emisi gas buang yang menjadi tolak ukur tuh gas apa aja?
dan mengenai batasan-batasan nya gimana? mohon jawabannya, terima kasih

Reply
sugiyanto

kulo nuwun,mo nanya nee.
sy punya tunggangan dai classy ’90.cuma keluhan tacho aja (gak fungsi),sempet di jamp dari pulse-nya ~~>OK,tapi begitu di load dgn AC drop,mau pasang tcho tambahan?gak enak dipandang pating-krenthil.dibiarin mati ???gmn .
thanks

Reply
setiawan

Kira2 bisa ga dipliasikan ke motor (4T/2T),sejauh yang saya tahu, ada fitur oil coolant di beberapa motor baru(satria fu,dll)dan ada banyak aftermarket produknya, tapi itu kan mahal dan tak semua motor bisa (4T saja tergantung rangka dan wheelbase, karena makan space layaknya radiator seperti pada kawasak ninja)Apa caranya sama dengan oil coolant, hanya beda di lokasi kompenen(pendingin ruang bakar vs pendingin oli mesin).yang saya tangkap seperti itu

Resiko waterinjection kan masih samar2, anda sendiri install di bmw anda (520/530i >’90 yang sudah memakai vanos dan fuel injection , pula) apakah tidak ada risk(maklum mobil anda haram hukumnya minum premium untuk standar, pertamax + saja pas2an menurut standar pabrik).

Kalau water injection ini bisa diminiatur ke motor alangkah keren dan useful, ketimbang pasng oil coolant/radiator(motor saya king 2nd, wong deso, jadi cari yang aman2 saja).Mohon direply dan fdicantumkan keterangan harga komponen serta cara membuatnya(kalau bisa)

Reply
sheldiez

Om saft mau nambahin sedikti boleh ? kebetulan baru beberapa hari lalu saya Uji Emisi motor saya yang menggunakan WrAin(water and Air Injection system) dimana basisnya adalah Water Injection itu sendiri dah di dapat hasil CO dan HC menurun sangat Drastis seperti gambar di link di bawah ini

http://wrain.panglimaorganizer.com/forum/gambar/EMISI.jpg

terima kasih.

Reply
hendra

domisili saya di surabaya. mohon dibantu skema pemasangan WMI di mazda familia 99 dan posisi peletakan nozzle WMI di throtle body. apa ada bengkel di surabaya yang bisa mengaplikasikan pada mobil saya? terima kasih banyak atas bantuannya

Reply
Riki

Om Saft, buat yang mesin karburator mana caranya..
gimana cara milih besarnya jarum suntik?
Kalo pake pompa air seperti punya snow performance gimana?
Mohon tanggapannya. Mobil contohnya jangan yang mewah mulu dong.. yang karbu ngiri niiihh..

Reply
Riki

Di Otomotif edisi kemaren No.3 2008 kalo gak salah, ada yang pake Palcon.. Mohon tanggapannya Om Saft..

Reply
kaka

Om kalo buat PEUGEOT 405′ 90 saya bisa gak?
Caranya gimana om?

Reply
Vvic

Om saft, kira2 klo dpake ke panther 2.3l bisa gx. Tapi yg dah stage 2 ya, yg dah pake falcon tuh. Tapi skemanya gimana tuh. Kira2 tenaganya bertambah drastis gx yah???
Soalnya tuh panther payah lari. Tolong dbls ya. . . Thanx b4. .

Reply
Vvic

Oh iya om saft, sekalian donk ulas gimana caranya bikin mobil diesel lawas bisa ngacir.
Soalnya saya punya panther
2.3l. Soalnya kan sekarang orang pada sibuk nyari mobkas diesel gara2 bbm naik. Jadi mobil diesel juga gx klh larinya sama mobil bensin. Ok gx tuh. . . .

Reply
Suwito

Sekedar tambahan tentang cara hasil pengukuran dengan gas analyzer.
1.Lambda = 1 artinya campuran BBM : udara adalah ideal yaitu = 1 : 14,7
Bila Lambda 1 berarti campuran kurus atau BBM kurang dari takaran semestinya.
Untuk idle dan akselerasi, butuh campuran gemuk.
Tapi saat rpm 2000 an proses pembakaran menjadi lebih ideal, tak perlu campuran yang gemuk.
2.CO2 dapat digunakan sebagai indikator pembakaran.
Bila CO2 semakin mendekati 14, maka proses pembakaran semakin sempurna.
Ingat, pencampuran dan pembakaran HC (= BBM) + O2 (= udara) akan menghasilkan CO2 dan H2O.
Jadi semakin besar prosentase CO2 yang dihasilkan, maka berarti mengindikasikan proses pembakaran yang semakin sempurna.
3.O2, CO dan HC merupakan sisa pembakaran (yang tidak sempurna).
Semakin kecil prosentase CO dan HC, berarti semakin sempurna proses pembakarannya.
4.Mesin mobil punya ciri: proses pembakaran pada torsi maksimum adalah yang paling sempurna.
Tabel hasil pengukuran gas buang menunjukkan bahwa proses pembakaran pada rpm 2000 an lebih baik daripada rpm 1000 an.
5.Baik-buruknya gas buang tidak selalu identik dengan konsumsi BBM. Tapi pembakaran yang sempurna tentu lebih menghasilkan tenaga daripada pembakaran yang tidak sempurna.
6.Penggunaan Water Injection semestinya bisa mempengaruhi (secara signifikan) proses pembakaran dan dapat terlihat pada hasil pengukuran gas buang. Beberapa praktisi telah mengakui bahwa penggunaan HHO (hidrogen) menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap sisa pembakaran (CO dan HC).

Reply
pungky ch.

kang kalo pake air dari tetesan ac rumah,gimana?boleh ngak?katanya sik sih cukup ganas kalo kena besi cepet karatan,tapi air itu kan kadar hidrogennya tinggi juga,thanx

Reply
marcell

di charade 85 ku,radiatornya kok tidak ada termostat nya,atau letaknya dimana ?,krn jarum penunjuk temperatur tdk bekerja dan otomat kipas van nya klu di on langsung nyala,aku jadi agak was-was klu jalan jauh krn pernah motor kipas nya terbakar,ktnya krn motor van nyala terus,untuk daerah bekasi bengkel radiator yang bagus dimana ya krn dekat rumah ? thks atas jawabannya

Reply
marcell

di bekasi ada nggak komunitas Charade? klu ada kontek aku dong di 0811827609

Reply
mebelanda.com

emisi gas buang diukur untuk apa ya?

Reply
ALIF

kalo cari water pump dc di jakarta dimana, n apa nama tokonya

Reply
riyadi

pemasangan jarum suntik ke intake manifold-nya gmna ya?thx….

Reply
Allan

Sekedar masukan mungkin saja; kalo kadar HC dan CO naik itu disebabkan oleh signal sensor 02 yang belum diakali. Air mengandung oksigen, dan sebagian pasti terbakar karena proses pengabutan. saat pembakaran selesai, oksigen tambahan dari proses wa-i terbaca oleh sensor oksigen. Kandungan oksigen ini terbaca sebagai tambahan oksigen yang belum terbakar. Akibatnya mesin akan menambah jumlah bensin pada proses pembakaran ( Bacaan lambda turun pada RPM tinggi). Pembacaan O2 yang berlebihan akan nampak jelas pada RPM tinggi, sedangkan pada RPM rendah signal sensor O2 cenderung stabil karena debit udara hisap lebih kecil. Pada mobil yang memakai karburator, masalah ini dapat diatasi dengan tune up.
Kesimpulannya: Pada RPM rendah kadar CO turun, dan naik lagi pada RPM tinggi. Kadar HC pasti akan naik karena pada dasarnya mesin akan lebih efisien, dan tidak semua kandungan bahan bakar akan terbakar (Bensin membutuhkan suhu tertentu untuk pembakaran. Tambahan air akan menurunkan suhu bakar, dan mengurangi jumlah bensin yang terbakar). Kandungan HC pada gas buang tidak relevan lagi pada penerapan Wa-i.

Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>